Tempo Doeloe
VIDEO - Ada Kondektur Cantik di Bus Kota Surabaya Sejak 1943
"Lihatlah, bus sedang berjalan. Di mana bus itu berjalan? Oh, di Surabaya. Hei, siapa putri itu yang cantik, yang turun dari bus? Kondekturnya."
Penulis: Yuli | Editor: Yuli
Kaum tani diminta hasil panennya untuk biaya mendukung perang Asia Timur Raya. Banyak orang terpaksa berpakaian dari bahan goni yang berkutu.
Banyak pemuda yang dipaksa bekerja bikin gua persembunyian, bendungan, dermaga di Samudera Indonesia dan proyek militer lainnya hingga jatuh sakit dan mati. Romusha.
Banyak perempuan yang dipaksa jadi budak seks tentara Jepang. Jugun ianfu. (BACA: Jepang Diminta Tak Intimidasi Sejarawan yang Ungkap Jugun Ianfu).
Sementara, mayoritas kaum elit terpelajar Indonesia memilih berkolaborasi dengan Jepang.