Arus Balik Lebaran 2015
Hindari Macet Saradan, Ratusan Warga Madiun Balik Gratis Lewat Bojonegoro
Kendati tujuan mereka Surabaya, akan tetapi rombongan bakal dilewatkan Ngawi - Bojonegoro. Hal ini untuk menghindari terjebak kemacetan di Saradan.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MADIUN - Sebanyak 280 warga asal Kabupaten Madiun tak menyia-nyiakan program balik gratis yang dilaksanakan Pemkab Madiun dengan menyediakan sebanyak 5 armada bus.
Kendati tujuan mereka Surabaya, akan tetapi rombongan bakal dilewatkan Ngawi - Bojonegoro. Hal ini untuk menghindari terjebak kemacetan di jalur Saradan, Kabupaten Madiun hingga Wilangan, Kabupaten Nganjuk.
Salah seorang penumpang, Sadiq mengaku takut tak kebagian tempat duduk jika naik bus kendaraan umum. Oleh karenanya, dirinya bersama keluarganya mengikuti program balik gratis tersebut.
"Jelas akan susah naik bus umum kalau balik di puncak liburan lebaran seperti ini. Untung kebagian nunut bus balik gratis. Apalagi, membawa anak-anak kami. Kalau ikut balik gratis kan tak berdesak-desakan," terangnya, Selasa (21/07/2015).
Wakil Bupati Madiun Iswanto yang memberangkatkan rombongan menegaskan program balik gratis itu untuk membantu transportasi warga asal Kabupaten Madiun yang bingung mau balik ke tempat kerja mereka masing-masing.
"Kalau tahun lalu hanya sekitar 240 sampai 250 penumpang peminat balik gratis, tahun ini naik menjadi 280 orang," tegasnya.
Selain itu, Iswanto menjelaskan terpaksa penumpang bus balik gratis dilewatkan Bojonegoro untuk mengantisipasi agar tak terjebak kemacetan di jalur Saradan hingga Wilangan menuju Surabaya.