Berita Kab Madiun

Operasi Pasar, Pemkab Beri Diskon 30 Persen untuk PNS Golongan Bawah

Rencananya, OP dilaksanakan di Lapangan Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng dan Lapangan Desa Klumudan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin

SURYA.co.id | MADIUN - Pemkab Madiun berencana melaksanakan Operasi Pasar (OP) di tiga lokasi yang berbeda. Kali ini OP yang digelar dengan Pasar Sembako Murah itu, bakal dilaksanakan di lapangan sejumlah desa dan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Rencananya, OP akan dilaksanakan di Lapangan Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng dan Lapangan Desa Klumudan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Di dua lokasi ini, OP untuk kalangan masyarakat miskin. Sedangkan OP yang dilaksanakan di Puspem Kabupaten Madiun dikhususkan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan terendah.

"Memang tak ada paket pemberian bingkisan lebaran, tapi kami melaksanakan OP yang dilaksanakan di dua dan di Puspem untuk kalangan PNS golongan terendah," kata Muhtarom, Minggu (5/7/2015).

OP pada 7, 8 dan 10 Juli 2015 besok rencananya tidak dilaksanakan di sekitar OP Pemerintah Propinsi Jawa Timur. OP Pemprop Jatim hampir sebulan penuh selama Ramadan itu mendapatkan protes kalangan pedagang yang telanjur menyiapkan stok barang cukup banyak.

"Yang penting tujuan menggelar OP itu tercapai. Buktinya, sampai sekarang kondisi harga sembako di pasaran masih stabil," imbuh Muhtarom.

Bagi Pemkab Madiun OP yang dilaksanakan Pemprop Jatim maupun Pemkab Madiun sampai mendekati Lebaran tak ada gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Hal ini dibenarkan Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan Pariwisata (Dikoperindagpar) Pemkab Madiun, Agus Suyudi.

Menurutnya, OP tidak dilaksanakan di lokasi pasar tradisional khawatir mendapatkan protes dari kalangan pedagang pasar yang sudah menyiapkan stok barang dagangannya untuk calon konsumennya.

"Memang sampai sekarang harga kebutuhan pokok di pasaran masih stabil. Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional sepekan terakhir, belum ada komoditas yang mengalami peningkatan harga meski permintaan tinggi," tegasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved