Pencuri Bobol Atap Toko Emas Artama Caruban

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Gatot Setia Budi yang dikonfirmasi Surya melalui ponselnya tak kunjung memberikan jawaban.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Wahjoe Harjanto
zoom-inlihat foto Pencuri Bobol Atap Toko Emas Artama Caruban
surya/sudarmawan
BOBOL ATAP - Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Gatot Setia Budi bersama sejumlah anak buahnya naik turun tangga di bengkel samping Toko Emas Artama Artama yang dibobol kawanan perampok, Sabtu (4/7/2015).

SURYA.CO.ID | MADIUN - Pembobol brangkas Toko Emas Artama di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, beraksi dengan membobol atap bangunan, Sabtu (4/7/2015).

"Pelaku naiknya lewat atap. Brangkas 1 Kilogram yang dibawa kabur itu berisi cincin, gelang dan liontin serta uang tunai Rp 10 juta," terang Atmani (38), pemilik toko emas warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun kepada Surya, Sabtu (4/7/2015).

Kendati demikian, Atmani tak bisa memastikan apa saja yang dirusak kawanan perampok yang membobol toko emas miliknya. Yang dirusak di brangkas, kata bapak 4 anak ini, bagian pemutar kunci yang dilas hingga jebol dan bisa dimasuki tangan orang dewasa.

"Tak ada bukti fisik, alat las yang digunakan membobol brangkas dibawa pergi para pelaku. Yang jelas atapnya yang dijebol," imbuhnya.

Atmani menjelaskan, jejak pelaku lebih dari seorang. Perkiraan awal pelakunya 2 orang. "Bisa lebih. Pelakunya sama saat membobol toko ini 6 bulan lalu, tapi kami kurang tahu," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Gatot Setia Budi yang dikonfirmasi Surya melalui ponselnya tak kunjung memberikan jawaban. Begitu juga saat dikirim SMS, tak memberikan jawaban.

Sementara di lokasi kejadian saat olah TKP tanpa menggunakan garis polisi, baik jajaran Kapolsek Wonoasri sebagai pemangku wilayah maupun Kapolres Madiun AKBP Yoyon Toni Surya Putra juga tak bisa dikonfirmasi.

Ketika didatangi ke Polsek Wonoasri juga tak berkenan memberikan komentar mengenai kasus perampokan ini. Seorang perwira yang enggan disebutkan namanya di TKP mengungkapkan, bakal mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk mengungkap kasus pembobolan toko emas itu.

"Ini nanti sore kemungkinan tim Labfor Polda Jatim yang datang, dari pada kelamaan ditinggal saja dulu," pungkas perwira polisi yang blater ini.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
pencurian
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved