Rabu, 22 April 2026

Pendidikan Menengah di Surabaya

Anggota DPD RI Datangi SMK Pawiyatan Terkait Penahanan Surat Lulus

#SURABAYA - Ahmad Nawardi mendatangi rumah Dana Sutoyo, tante salah satu siswa SMK Pawiyatan yang mengaku SKL-nya belum diberikan sekolah.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Yuli
magdalena fransilia
Tantri Dwi Pratiwi (kiri baju pink) dan Septin Dwi Remaningsih, siswa kelas XII jurusan multimedia SMK Pawiyatan menunjukkan berkas keterangan dari sekolahnya. 

Semuanya akan diberikan setelah proses penandatanganan SKL tuntas. “Proses tanda tangan ini terus kami lakukan. Dan akan kami berikan ke semua siswa sebelum 5 Juni. Jadi tidak benar ada penahanan,” ujarnya.

Dia mengaku cukup kaget ketika sekolahnya diberitakan melakukan penahanan SKL karena siswa masih mempunyai tanggungan sumbangan operasional sekolah (SOS).

Padahal, sudah jauh-jauh hari pihaknya menyampaikan kepada siswa yang masih punya utang ke sekolah untuk segera melapor.

“Saya sudah menunggu siswa datang melapor, tapi sampai saat ini tidak ada yang melapor,” kata Hasyim.

Kabid Dikmenjur Dispendik Surabaya Sudarminto meminta sekolah untuk segera menyosialisasikan pembagian SKL kepada siswa.

Karena Kamis (28/5) lalu Sudarminto masih menemui sejumlah siswa lulusan SMK Pawiyatan mendatangi kantor Dispendik Surabaya.

“Pokonya sudah saya sampaikan kepada siswa, SKL dibagi maksimal tanggal 5 Juni. Dan sekolah harus mematuhi perjanjian itu,” tegasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved