Kamis, 9 April 2026

Pendidikan Menengah di Surabaya

Anggota DPD RI Datangi SMK Pawiyatan Terkait Penahanan Surat Lulus

#SURABAYA - Ahmad Nawardi mendatangi rumah Dana Sutoyo, tante salah satu siswa SMK Pawiyatan yang mengaku SKL-nya belum diberikan sekolah.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Yuli

Ahmad NawardiAnggota DPD RI dari Jatim, Ahmad Nawardi, mendatangi rumah siswa yang mengalami penahanan Surat Keterangan Lulus (SKL) oleh SMK Pawiyatan, Surabaya, Jumat (29/5/2015) sore.

Ahmad mendatangi rumah Dana Sutoyo, tante salah satu siswa SMK Pawiyatan yang mengaku SKL-nya belum diberikan sekolah, Tantri Dwi P.

Rumah yang berada di Jl Putat Jaya Timur 3C itu didatangi oleh Ahmad Nawardi yang didampingi Kabid Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Hudiyono dan Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Sudarminto.

Kedatrangan mereka pun disambut oleh puluhan siswa yang bernasib serupa dengan keponakan Dana.

“Saya ke sini karena punya tugas dan kewajiban untuk ikut peduli demi tercapainya pendidikan anak-anak,” kata Ahmad di hadapan para siswa.

Membaca pemberitaan di media masa mengenai penahanan SKL yang dilakukan SMK Pawiyatan, Ahmad mengaku merasa malu.

Dia pun berharap, sekolah memenuhi permintaan Dispendik Surabaya agar pemberian SKL tanpa syarat keuangan segera dilakukan.

“Kalau memang sampai batas waktu itu sekolah belum memberikan SKL, silakan ini para siswa melapor ke dinas,” ungkap dia.

Salah stau siswa juga menyampaikan kalau dirinya merasa diintimidasi oleh sekolah. Lantas membuat siswa ini kemudian takut untuk datang kembali ke sekolah.

“Salah satu oknum guru mencoba intimidasi saya melalui pesan singkat,” ujar siswa laki-laki ini yang tak ingin disebutkan namanya.

Ahmad memaparkan, semua keluhan siswa akan segera disampaikan kepada pihak sekolah.

Dia menjamin jika siswa akan terlindungi secara hukum, meski mendapat intimidasi dari oknum guru.

Setelah mendatangi siswa, Ahmad bersama rombongan langsung mendatangi SMK Pawiyatan di Jl. Tangkisturi no. 4-6 Surabaya.

Di sekolah, rombongan diterima langsung oleh Kepala SMK Pawiyatan, Hasyim dan guru-guru sekolah tersebut.

Kepala SMK Pawiyatan, Hasyim mengaku, pihaknya tidak pernah melakukan penahanan SKL siswa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved