Berita Gresik
Gedung SDN Sidokumpul Rusak Diduga Akibat Proyek Hotel
#GRESIK - Penyebabnya diduga akibat proyek pembangunan hotel di Jl Panglima Sudirman Gresik yang dikerjakan PT Hutama Karya (HK).
Penulis: Sugiyono | Editor: Yuli
SURYA.co.id I GRESIK – Gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik, mengalami banyak kerusakan.
Didingnya retak-retak, plafon jebol dan lantai keramik mengelupas. Penyebabnya diduga akibat proyek pembangunan hotel di Jl Panglima Sudirman Gresik yang dikerjakan PT Hutama Karya (HK).
Pantauan Surya Online, Rabu (27/5/2015, sekolah itu terletak di belakang lokasi proyek dan hanya berjarak 15 meter.
Dampaknya saat pemasangan tiang pancang, bangunan SD Negeri 2 Sidokumpul langsung ratak-retak, keramik pecah dan mengelupas serta atap plafon ambrol.
“Pihak kontraktor sudah ke datang ke sekolah, tapi hanya menembel dinding yang retak dan memperbaiki plafon yang ambrol tapi ambrol lagi," kata penjaga SD Negeri 2 Sidokumpul yang tidak mau menyebutkan namanya.
Dinding yang retak itu tembus, bisa dilihat dari luar dan dalam kelas. Lebarnya hampir 4 sentimeter.
Selain itu, lantai keramik juga banyak yang pecah-pecah tapi belum ada perbaikan dari kontraktor.
“Dia pernah berjanji perbaikan akan dilakukan setelah pemasangan tiang pancang. Buktinya apa, tiang pancang selesai pada Februari kemarin, sampai sekarang belum ada perbaikan,” imbuhnya.
Dampak kerusakan bangunan itu pernah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gresik.
Dinas PU mengatakan bahwa meskipun ada kerusakan itu tapi masih bisa ditempati untuk belajar.
“Sudah saya laporkan ke Dinas PU dan sudah dilihat, katanya sekolah ini masih layak ditempati belajar. Jika memang tidak layak maka anak-anak akan saya pindah di aula,” katanya.
Tapi pihak sekolah sangat memaklumi kebisingan yang ditimbulkan dari pekerjaan hotel yang rencananya dibangun sampai lantai 20.
Sementara, Bambang Isdianto, Kepala Dinas PU Gresik saat dikonfirmasi mengatakan akan kembali memeriksa dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait.
“Nanti kami cek dan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” kata Bambang Isdianto.
Terpisah, pengawas kontraktor dari PT HK saat didatangi Surya Online tidak ada di tempat.
“Pengawasnya tidak ada. Sedang tidak masuk karena urusan keluarga,” kata Satpam Proyek yang mengaku bernama Zainul.