Ada Pasar Baru, Lha Kok Warga Malah Suka Belanja di Pasar Lama

Di Pasar Kojo semua barang tersedia, jumlah pedagang lebih banyak dan bermacam-macam dagangan.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Titis Jati Permata
surya/sudarmawan
Pasar Manisrejo di pinggir JL Tanjungraya, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, yang baru direhabilitasi, Sabtu (9/5/2015). 

SURYA.co.id | MADIUN - Tiga bangunan pasar tradisional yang baru direhab menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014 dengan nilai Rp 2,97 miliar belum memberikan kontribusi pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Madiun.

Ketiga pasar itu adalah Pasar Manisrejo di JL Tanjungraya, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman dengan anggaran Rp 1,31 miliar, Pasar Josenan di Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman dengan anggaran Rp 835 juta serta Pasar Winongo di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun yang menelan anggaran Rp 823 juta.

"Bangunannya memang baru, akan tetapi Pasar Manisrejo sepi pembeli. Jam jualannya tidak seharian. Semua pedagang paling berjualan di pagi hari agak siang sedikit sudah tutup semua karena sepi pembeli," terang salah seorang pemilik kios di Pasar Manisrejo ini kepada SURYA.co.id, Sabtu (09/05/2015).

Selain itu, jarak antara Pasar Manisrejo dengan Pasar Kojo di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun hanya berjarak sekitar 500 meter.

Pembeli lebih suka berbelanja di Pasar Kojo meski bangunannya tak sebagus bangunan baru Pasar Manisrejo.

"Di Pasar Kojo semua barang tersedia, jumlah pedagang lebih banyak dan bermacam-macam dagangan. Selain itu, Pasar Kojo beroperasi hampir 20 jam sehari. Kalau di Pasar Manisrejo hanya belasan pedagang saja," imbuhnya.

Kepala Dinas Pasar Pemkot Madiun, Gaguk Hariyono mengaku ketiga pasar itu sudah ditempati pedagang sejak awal tahun 2015.

Akan tetapi, belum memberikan kontribusi untuk PAD tahun 2015 lantaran belum masuk dalam agenda hearing dengan DPRD Kota Madiun.

Target PAD ketiga pasar itu baru akan dimasukkan dalam Perubahan APBD (P-APBD) Tahun 2015 dengan nilai Rp 102 juta.

"Memang target PADnya tak banyak, karena masuk kategori pasar kecil," paparnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved