Kota Madiun Raih Penghargaan WTP
Pemkot Madiun juga meraih penghargaan dan tanda kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI
Penulis: Sudarmawan | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | MADIUN - Wali Kota Madiun, Bambang Irianto menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemkot Madiun Tahun 2014.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Muzakkir kepada Wali Kota Madiun, Bambang Irianto di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur di Jalan Juanda, Sidaorjo, Jumat (8/5/2015).
Selain Kota Madiun, penerima penghargaan WTP 2015 adalah Kabupaten Magetan, Kabupaten Jombang, Pasuruan dan Probolinggo.
"Penghargaan ini apresiasi atas kinerja seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Madiun dalam mengelola keuangan. Kami berharap paska menerima penghargaan ini semakin teliti dalam mengelolah keuangan," terang Bambang Irianto kepada Surya, Jumat (8/5/2015).
"Kalau tahun-tahun kemarin kami masih membenahi keuangan, sekarang baru bisa sempurna. Makanya penghargaan ini harus tetap dipertahankan setiap tahun ke depan harus lebih baik," imbuhnya.
Sebelumnya Pemkot Madiun juga meraih penghargaan dan tanda kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (28/4/2015).
"Karena sudah banyak penghargaan yang kami raih selama memimpin Kota Madiun, harapan kami perkembangan ekonomi masyarakat Kota Madiun semakin maju dan berkembang serta seluruh SKPD memaksimalkan kinerja dan pelayanan untuk warga Kota Madiun," tegasnya.
Sekda Kota Madiun, Maidi menegaskan, penghargaan WTP merupakan penghargaan yang luar biasa karena penilaiannya berdasarkan administasi pengelolaan keuangan dan aset daerah secara baik dan sempurna serta clear.
"Kalau tanda kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI sebagai bentuk good governance. Penghargaan WTP ini bentuk clean governance karena berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI selama 40 sampai 45 hari tidak ada penyimpangan," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA