Berita Madiun

Seribuan Pelamar Pegawai Kontrak RSUD Caruban Belum Kirim Berkas

#MADIUN - RSUD Caruban hanya butuh 115 tenaga kontrak, tetapi pendaftarnya mencapai seribuan orang.

Seribuan Pelamar Pegawai Kontrak RSUD Caruban Belum Kirim Berkas
surya.co.id - sudarmawan
MELAYANI PASIEN - Seorang dokter dan perawat RSUD Caruban, Kabupaten Madiun melayani pasiennya di ruang IGD, Minggu (3/5/2015). 

SURYA.co.id | MADIUN - Ribuan Pendaftar calon pegawai kontrak non PNS RSUD Caruban, Kabupaten Madiun terancam gugur.

Ini menyusul, dari 1.288 pendaftar melalui sistem online itu, baru sebanyak 240 peserta yang sudah menyusulkan lampiran berkas administrasi yang dibutuhkan melalui pos.

Jika sampai hari penutupan pendaftaran, Senin (4/5/2015), maka 1.048 pelamar yang belum mengirim berkas bakal dinyatakan gugur sebelum mengikuti tes.

"Pokoknya yang belum menyusulkan berkas, bakal dinyatakan gugur. Masih 1.048 yang belum mengirim berkas," terang Ketua Panitia Pendaftaran, Muhammad Hendri Nuryadi yang juga Kepala Pusat Studi Demokrasi dan Ketahanan Nasional (Pusdemtanas) LPPM UNS Solo ini kepada SURYA, Minggu (3/5/2015).

Menurut Hendri, panitia tidak segan-segan untuk mencoret seluruh berkas pendaftar jika tanggal pengiriman posnya melebihi 4 Mei 2015. Hal ini tak bisa ditawar lantaran menyusulkan berkas administratif melalui pos menjadi serangkaian aturan yang tak boleh dilewatkan dalam tahap pendaftar itu.

"Ya karena itu syarat administrasi ya harus dipenuhi. Kalau tak dipenuhi kami coret dan dianggap gugur. Ini aturannya," imbuhnya.

Sedangkan selama proses pemberkasan yang berjenjang dalam pendaftaran ini demi meminimalisasi adanya kecurangan. Di antaranya ada peserta yang bermaksud memanfaatkan jasa calo dalam tes tahapan berikutnya.

"Kalau seperti itu, bakal ketahuan. Karena sejak mendaftar online setiap peserta diminta untuk melampirkan identitas diri seperti KTP atau SIM serta foto pendaftar," tegasnya.

Sementara setelah seluruh berkas diverifikasi, panitia bakal mengumumkan hasilnya verifikasi administrasi 8 Mei 2015 mendatang. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan dijaring melalui tiga tahapan tes yang digelar berjenjang setiap pekan. Yakni mulai tes pengetahuan akademik dan tes pengetahuan umum (TPA/TPU), tes psikologi hingga wawancara.

"Yang lolos akan diberitahu panitia," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya,sehari menjelang penutupan pendaftaran formasi pegawai kontrak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun semakin membludak.

Informasi yang diterima Surya menyebutkan, meski hanya membutuhkan 115 orang tenaga kontrak, akan tetapi pendaftarnya sudah mencapai ribuan orang.

Padahal, syarat utama untuk mendaftar dan mengisi 15 formasi yang dibutuhkan itu, pendaftar harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai warga Kabupaten Madiun.

Kondisi ini mendorong sejumlah calon pendaftar, memaksakan diri mencari KTP Kabupaten Madiun sejak pendaftaran dibuka 27 April kemarin hingga penutupan 04 Mei 2015.

Penulis: Sudarmawan
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved