Kamis, 23 April 2026

Eksklusif Save UB Kediri

MoU Terkatung-katung, Pemkab Kediri Bersiap Rebut Kampus IV UB

Keseriusan ditunjukkan pemkab dengan menyiapkan lahan 28 hektar.

“Keberadaan kampus UB dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Jadi kalau pihak UB serius, kami juga lebih serius,” terang Masykuri yang juga alumni UB ini.

Masykuri menambahkan, pemkab siap memberikan tanah di Plosoklaten, karena tanah itu sudah bersertifikat. Jadi proses hibah bisa berlangsung lebih cepat.

“Selain itu, lokasi itu (lahan untuk kampus) cocok untuk pengembangan wilayah Kabupaten Kediri,” katanya.

Kepala Bagian Humas UB, Dr Anang Sujoko merespon positif tawaran Pemkab Kediri. Namun demikian, UB tidak bisa buru-buru menerimanya.

UB masih menghormati MoU pendirian kampus yang pernah ditekan bersama Wali Kota Kediri, Samsul Azhar, empat tahun silam.

”Kami berterima kasih kepada pemkab yang punya kepedulian untuk pengembangan pendidikan. Tapi kami masih utamakan pemkot sebagai yang pertama kali melontarkan inisiatif. Yang jelas upaya pemkab sangat kami hargai,” lanjut doktor komunikasi dari University of South Australia ini.

Yang jelas, menurut Anang, UB tetap serius melanjutkan pendirian kampus di Kediri, meski belum tahu pasti, kapan bisa direalisasi.

Ditambahkan, proyeksi besar UB, kampus IV di Kediri nanti, tidak hanya membuka perkuliahan S-1 tapi juga S-2.

Sembari menunggu kejelasan hibah tanah di Kediri, UB kini fokus membangun Gedung Kuliah Bersama (GKB) di kawasan Dieng, Kecamatan Sukun, Malang. (dim/ben/day)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA



Sumber: Surya Cetak
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved