Harian SURYA 12 Oktober 2014
Perkenalkan, Geng Cewek Surabaya Penjaga Tradisi Baca Buku
Laporan khusus Harian SURYA 12 Oktober 2014. Versi e-paper bisa diunduh di WayangForce.com maupun GetScoop.com. Mari, kita rayakan tradisi literer.
Penulis: Yuli | Editor: Yuli
SURYA, SURABAYA - Lima perempuan asyik berbincang dan senda gurau di sebuah kafe di pusat kota Surabaya, Sabtu (11/10) siang. Berbeda dengan umumnya pengunjung cafe yang asyik memainkan gadget ber-Facebook atau ngetwit, anak-anak muda justru asyik dengan buku.
Ada buku di tangan mereka. Beberapa buku lagi ikut menghiasi hidangan di meja. “Ya beginilah kebiasaan kami,” tutur Diah Rizki, satu di antara anak muda itu kepada Surya, yang baru datang bergabung.
Bagi anak-anak muda ini, buku menjadi menu wajib saat bertemu dan cangkruk. Tidak selalu harus cangkruk di cafe. Cangkruk di taman dan tempat terbuka juga oke. Bahkan itu yang paling sering mereka dilakukan.
Mereka adalah geng cewek yang menyebut dirinya komunitas KBS. Tapi bukan singkatan dari Kebun Binatang Surabaya, melainkan Klub Buku Surabaya. “Ada sekitar 60 anggota yang bergabung di komunitas ini. Tapi hanya di waktu-waktu ternyata ngumpul bareng dalam jumlah besar,” tuturnya.
Kebiasaan yang paling sering, mereka bertemu dalam kelompok-kelompok kecil, seperti yang dilakukan Diah Rizki bersama Imamah, Aya, Hanny. Masing-masing mahasiswi dari Universitas Airlangga, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), dan Stikosa AWS. Dua teman lainnya adalah Hanny dan Putri Eka, masing-masing pelajar SMAN 17 dan SMAN 20 Surabaya.
Para remaja dari kampus dan sekolah berbeda itu menjadi akrab lantaran buku. Mereka sama-sama gemar membaca.
Mereka adalah geng cewek yang menyebut dirinya komunitas KBS. Tapi bukan singkatan dari Kebun Binatang Surabaya, melainkan Klub Buku Surabaya. “Ada sekitar 60 anggota yang bergabung di komunitas ini. Tapi hanya di waktu-waktu ternyata ngumpul bareng dalam jumlah besar,” tuturnya.
Kebiasaan yang paling sering, mereka bertemu dalam kelompok-kelompok kecil, seperti yang dilakukan Diah Rizki bersama Imamah, Aya, Hanny. Masing-masing mahasiswi dari Universitas Airlangga, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), dan Stikosa AWS. Dua teman lainnya adalah Hanny dan Putri Eka, masing-masing pelajar SMAN 17 dan SMAN 20 Surabaya.
Para remaja dari kampus dan sekolah berbeda itu menjadi akrab lantaran buku. Mereka sama-sama gemar membaca. Harian SURYA membuat laporan khusus soal kegiatan cewek-cewek asyik itu. Ya, semuanya cewek. Mereka melawan kecenderungan umum yang bersosial-sosial karena urusan non literasi, tak terkait dengan upaya pencerdasan diri.
Laporan khusus hari pertama ini bisa dibaca selengkapnya di Harian SURYA edisi 12 Oktober 2014. SURYA versi e-paper juga dapat diunduh melalui WayangForce.com maupun GetScoop.com.
Terus, apa sih, nikmatnya baca buku? Share pengalamanmu di Facebook SURYA setelah klik LIKE, atau mention juga Twitter SURYA. Pengalamanmu dimuat di Harian SURYA edisi berikutnya.