Rabu, 8 April 2026

Lipsus Rehabilitasi Kampung Kelud

Rehabilitasi Rumah Warga Kelud Rampung

Setelah berjibaku di pengungsian, warga kembali memulai merajut kehidupan mereka yang baru.

SURYA Online, KEDIRI - Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis, total ada 11.845 rumah rusak berat akibat erupsi Kelud, tersebar di Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang.

Rinciannya, di Kabupaten Kediri terdapat 10.554 unit.

Lalu Kabupaten Malang dan Blitar masing-masing, 1.510 unit dan 383 unit.

Sementara untuk lahan pertanian, ada cabai rawit 1.220 hektare, nanas 1.200 hektare, 871 padi, 790 hektare, cabai merah 538 hektare, tomat 155 hektare, dan bawang merah 47 hektare. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 377 miliar.

Desa yang sebelumnya diliputi warna abu-abu kini mulai menghijau.

Setelah berjibaku di pengungsian, warga kembali memulai merajut kehidupan mereka yang baru.

“Kami mulai dari awal lagi. Mulai dari membangun rumah dan bertani,” ujar Bambang, Kepala Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, akhir pekan lalu.

Surya menemui Bambang di kantornya yang porak-poranda akibat terjangan pasir vulkanik.

Untuk melayani warga, Bambang dan stafnya memanfaatkan pandapa dan tiga meja yang masih bisa diselamatkan dari semburan material Kelud.

“Ada saja yang mengajukan permohonan nikah,” ujarnya sembari tersenyum.

Akibat erupsi, memang banyak warga yang menunda pesta pernikahan.

Kini warga mulai berani menggelar acara yang mengundang banyak orang.

Adanya aktivitas di kantor kepala desa, menurut Bambang, menandakan masyarakat di desanya sudah mulai menjalani kehidupan normal.

Selain permohonan nikah, warga juga mengurus KTP.

Secara bergantian warga bergotong-royong membangun kembali rumah mereka yang porak-poranda.

Sumber: Surya Cetak
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved