Gadis Penghibur di Malang
Wali Kota Malang Janjikan Razia Masif
Anton mengakui sejauh ini petugas Satpol PP belum maksimal melakukan penertiban tempat-tempat mangkal para PSK.
SURYA Online, MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Pemkot Batu merasa gerah dengan maraknya prostitusi di wilayahnya. Terutama prostitusi dengan sasaran ayam-ayam SMA.
Wali Kota Malang M Anton mengatakan, segera membentuk tim khusus.
Tugasnya mengawasi dan melakukan razia secara masif.
Baik di lokasi yang menjadi tempat mangkal maupun di penginapan-penginapan tempat kencan ayam pelajar.
“Ternyata jumlah PSK pelajar di Kota Malang banyak. Saya sendiri juga kaget. Saya akan bentuk tim khusus untuk menangani masalah itu,” kata Anton, Kamis (2/1/2014).
Anton menyebutkan, tim khusus itu terdiri dari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial. Masuk juga dalam tim itu, polisi dan tokoh agama.
“Sekarang saya sedang melakukan penataan ke dalam (pemkot). Setelah itu, kami bentuk tim khusus yang melibatkan tokoh agama dan polisi. Kami akan melakukan pembinaan untuk PSK yang terjaring razia,” ujarnya.
Anton mengakui sejauh ini petugas Satpol PP belum maksimal melakukan penertiban tempat-tempat mangkal para PSK.
“Saya merasa Satpol PP belum maksimal melakukan penertiban. Kalau memang penanganan masalah itu perlu Perwali atau apa akan kami buatkan,” katanya.
Kepala Satpol PP Kota Malang, Mulyono, mengatakan, selama ini petugas Satpol PP rutin melakukan penertiban tempat mangkal para PSK.
Penertiban dilakukan satu bulan dua kali atau minimal sebulan sekali. Namun, setelah ditertibkan, para PSK pindah tempat mangkal.
“Titik-titik rawan yang menjadi tempat mangkal para PSK rutin kami tertibkan. Misalnya, yang di depan stasiun kereta, kami tertibkan, tapi mereka pindah ke tempat lain. Untuk itu kami perlu melakukan pemetaan lokasi juga,” katanya.
Dikatakannya, untuk menangani masalah itu, Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri.
Satpol PP harus melibatkan Dinas Sosial untuk pembinaan. Satpol PP juga tidak bisa memutuskan sendiri hukuman apa yang diberikan bagi PSK yang terjaring.
“Kami juga pernah menjaring PSK pelajar yang mangkal di pinggir jalan. Tapi hanya dilakukan pembinaan oleh Dinas Sosial,” katanya.