Minggu, 10 Mei 2026

Gadis Penghibur di Malang

Status Sosial Pemakai Ikut Tentukan Harga

Harga wanita panggilan langganan pejabat pasti lebih tinggi dibandingkan wanita panggilan umumnya.

Tayang:

NEWS ANALYSIS
RINEKSO MULIAKARTONO
KETUA PRODI MAGISTER SOSIOLOGI PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

SURYA Online, MALANG - Sedangkan dari perspektif kedua, saya kira tidak ada perubahan motif.

Pria hidung belang hanya mencari kebanggaan dan kepuasaan. Jujur saja, para lelaki pasti akan lebih bangga bila bisa mencari wanita panggilan yang masih virgin.

Banyak pula pria hidung belang yang menceritakan pengalamannya kepada teman-temannya.

Status sosial pemakai memang bisa mempengaruhi ‘harga’ wanita panggilan.

Harga wanita panggilan langganan pejabat pasti lebih tinggi dibandingkan wanita panggilan umumnya.

Gaya hidupnya pun lebih glamor dibandingkan wanita panggilan umumnya.

Tapi fenomena wanita panggilan yang masih duduk di bangku sangat berbeda.

Status sosial pemakai tidak penting. Toh mereka juga kadang tidak tahu pemakainya itu pejabat atau bukan.

Mereka hanya mengejar prestise sesaat, yaitu untuk memenuhi kebutuhan gaya hidupnya.

Bila pemakainya adalah teman sekolah atau sebaya, motifnya sudah berbeda.

Siswi yang mau berhubungan badan dengan teman sekolah atau sebaya biasanya akibat pertumbuhan fase seksualitas yang lebih dini.

Tayangan televisi, perkembangan teknologi informasi, dan sebagainya bisa memicu perkembangan fase seksualitas lebih dini.

Fenomena seperti ini hanya bisa diputus dengan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mengawasi anak.

Orang tua tetap menjadi pengontrol utama kehidupan anak-anaknya.

Sumber: Surya Cetak
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved