Rabu, 29 April 2026

Breaking News

Soekarno Kecil Ganti Nama di Ndalem Pojok

pergantian nama tokoh proklamator itu, yang pemberian ayahnya bernama Soesno kemudian diganti Soekarno, juga dilakukan di rumah RM Soemosewoyo

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Wahjoe Harjanto

Sementara Kuswartono (45), putra RM Soeharyono mengungkapkan, rahasia mengapa Soekarno selalu memakai peci miring karena untuk menutupi luka di jidatnya akibat terjatuh ketika bermain di pohon beringin yang ada di depan rumahnya.

Di rumah Soemosewoyo dahulu memang ada pohon beringin besar yang biasa dipakai bermain anak-anak, termasuk Soekarno kecil yang biasa bermain dengan memanjat pohon beringin.

Namun pohon beringin itu Tahun 1970-an ambruk setelah diterjang angin kencang. Ambruknya pohon beringin itu juga dipermalahkan aparat militer yang menuduh RM Soemosewoyo tidak setia dengan Orde Baru yang berlambang pohon beringin.

"Gara-gara pohon beringin ambruk saja, saya beberapa kali dipanggil ke Koramil," tutur RM Soeharyono.

Rumah petilasan Wates sendiri sering dikunjungi sejumlah tokoh nasional, diantaranya dr Soetomo, R Sosrokartono dan HOS Tjokroaminoto.

Malahan di ndalem Pojok, Tjokroaminoto pernah melatih Soekarno berorasi. Orasi itu dilakukan di bawah pohon beringin yang pohonnya rindang. Soekarno berteriak-teriak ketika berlatih orasi.

Lokasi pohon beringin tempat dimana Soekarno berlatih orasi sekarang menjadi tiang bendera. Di lokasi itu untuk pertama kalinya digelar upacara bendera memperingati HUT Proklamasi ke-68 yang diikuti ratusan kerabat keluarga RM Soemosewoyo serta masyarakat.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved