Berita Blitar

Tabrakan Avanza Vs Vario di Blitar, Sama-sama Tercebur Sawah, begini Kondisi Penumpangnya

Tabrakan Avanza lawan Vario di Blitar, sama-sama tercebur sawah, kondisi penumpang Avavza lebih beruntung.

Tabrakan Avanza Vs Vario di Blitar, Sama-sama Tercebur Sawah, begini Kondisi Penumpangnya
SURYA.co.id/imam taufiq
Kondisi mobil Avanza usai kecelakaan bertabrakan dengan Vario sesaat sebelum dievakuasi. 

SURYA.co.id | BLITAR - Kecelakaan maut di Blitar Jawa Timur terjadi melibatkan mobil Avanza dan motor Vario pada Kamis (14/3/2019).

Pengemudi Avanza Hari Cahyono (38) diduga mengantuk saat mendahului mobil lain dari arah berlawanan muncul Vario ditumpangi Munaji (62).

Akibat kecelakaan ini Munaji tewas di TKP, sedang penumpang Toyota Avanza berjumlah empat orang selamat karena mobil terperosok ke sawah.

Meski ia sudah berusaha menghindar, dengan membanting laju mobilnya ke kanan, namun masih saja mengenai sepeda motor, yang dikemudikaan Munaji (62), warga Desa Ploso, Kecamatan Selopuro. Akibatnya, kecelakaan itu tak bisa dihindari. Celakanya, baik mobil Avanza nopol N 1923 YI maupun sepeda motor itu, akhirnya sama-sama terjebur ke persawahan, yang ada di pinggir jalan alternatif jurusan Malang-Blitar, tepatnya di Desa/Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

Meski mobil Avanza itu menjebur ke sawah, namun empat penumpangnya selamat. Itu karena mobilnya, tak sampai terguling meski masuk ke persawahan. Hanya saja, Munaji, pengendara sepeda motor Honda Vario nopol AG 5549 KAJ, akhirnya tak terselamatkan atau tewas di TKP.

Namun, anaknya, Farikul Qolbi (18), yang dibonceng korban, selamat meski mengalami luka parah. Itu diperkirakan akibat berbenturan dengan mobil Avanza dan hingga terseret ke sawah bersama sepeda motor yang ditumpangi.

"Sepeda motor dan dua penumpangnya itu sampai terjebur ke sawah, mungkin karena terseret mobil. Sebab, jalan raya itu berbatasan persis dengan persawahan," kata AKP Amirul Mustakim, Kasat Lantas Polres Blitar, Kamis (14/3).

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi pada Kamis (14/3) pago atau sekitar pukul 07.00 WIB. Meski itu jalan alternatif, namun saat itu cukup ramai kendaraan. Maklum, jam segitu banyak orang yang sedang berangkat bekerja maupun habis mengantarkan anaknya sekolah. Bersamaan itu, mobil Avanza yang dikemudikan Hari, warga Desa/Kecamatan Sumbersuko, Lumajang itu melaju dari arah barat atau Pasar Selopuro. Diperkiran mobil itu melaju kencang karena akan mendahului mobil di depannya.

Namun, di saat mendahului itu, muncul sepeda motor yang ditumpangi Munaji dan anaknya. Mungkin, karena panik melihat ada sepeda motor melaju dari arah depannya, sehingga pengemudi Avanza itu membanting kemudinya ke kanan. Bermaksud menghindari tabrakan, namun tetap mengenai sepeda motor korban.

Akibatnya, tabrakan tak bisa dihindari. Begitu terjadi benturan keras, baik Avanza maupun sepeda motor korban, sama-sama terjebur ke sawah, yang lagi ada tanaman padi. Mungkin, saja sepeda motor Vario itu terseret atau terpental sehabis tertabrak. Meski begitu, empat penumpang mobil Avansa selamat. Itu karena mobil yang ditumpanginya itu tak sampai terguling meski masuk ke persawahan.

Sementara, korban Munaji tewas di TKP karena mengalami luka parah di bagian kepalanya. Ia tewas di TKP atau di persawahan. Untuk mengevakuasi mobil itu, petugas menariknya dengan mobil derek.

Namun, di saat mendahului itu, muncul sepeda motor yang ditumpangi Munaji dan anaknya, Mungkin, karena panik melihat ada sepeda motor melaju dari arah depannya, sehingga pengemudi Avanza itu membanting kemudinya ke kanan. Bermaksud menghindari tabrakan, namun tetap mengenai sepeda motor korban.

Akibatnya, tabrakan tak bisa dihindari. Begitu terjadi benturan keras, baik Avanza maupun sepeda motor korban, sama-sama terjebur ke sawah, yang lagi ada tanaman padi. Mungkin, saja sepeda motor Vario itu terseret atau terpental sehabis tertabrak. Meski begitu, empat penumpang mobil Avansa selamat. Itu karena mobil yang ditumpanginya itu tak sampai terguling meski masuk ke persawahan.

Sementara, korban Munaji tewas di TKP karena mengalami luka parah di bagian kepalanya. Ia tewas di TKP atau di persawahan. Untuk mengevakuasi mobil itu, petugas menariknya dengan mobil derek.

"Kami belum bisa memastikan, apa penyebab kecelakaan itu. Apakah lelah atau mengantuk atau ada penyebab lain, itu masih dalam penyelidikan kami. Cuma, katanya si pengemudi dalam perjalanan dari Lamongan dan hendak pulang, sehingga bisa jadi kecapekan," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved