Berita Tuban

Warga Tuban Ramai-ramai Berburu 'Enthung' Untuk Dimakan. Apa Khasiatnya?

Di musim hujan seperti sekarang, warga Tuban mulai berburu kempompong ulat alias Enthung. Nantinya, makhluk itu akan mereka masak dan dimakan bareng.

Warga Tuban Ramai-ramai Berburu 'Enthung' Untuk Dimakan. Apa Khasiatnya?
surabaya.tribunnews.com/m sudarsono
(Kiri) Penampakan enthung atau kepompong ulat yang dapat diolah menjadi masakan. (kanan) Warga Tuban mengumpulkan enthung di kawasan hutan jati. 

SURYA.co.id | TUBAN - Puluhan warga tampak berkerumun di hutan jati yang berada di Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Senin (10/12/2018).

Para warga tersebut ternyata sedang berburu kepompong ulat atau yang biasa disebut enthung yang berada di semak-semak kawasan hutan sekitar.

Seorang warga setempat, Ngatemi (45) mengatakan, enthung atau kepompong yang diburu ini nantinya akan dimasak di rumah dengan keluarga.

Sebab, sekarang waktu musim hujan sedang musimnya kepompong, sehingga warga beramai-ramai memburunya.

"Iya ini sedang mencari enthung atau kepompong, nanti dimasak di rumah," ujarnya kepada wartawan.

Banjir di Kota Malang Mencelakai Pengendara Motor dan Bikin Macet

Pengeroyokan Bocah 14 Tahun Asal Tuban Hingga Tewas di Gresik, Pemicunya Hal Sepele Ini

Nelayan Bangkalan Tak Melaut karena Cuaca Buruk, Bertahan Hidup Andalkan Bantuan Sembako 

Dia menjelaskan, enthung mengandung protein yang tinggi, sehingga warga tak sedikit yang minat hewan ini untuk dijadikan lauk pauk.

Ada juga yang menganggap hewan ini menjijikkan dilihat dari bentuk tubuhnya, karena layaknya ulat.

"Nanti akan dimasak untuk lauk, ada yang jijik dan ada yang tidak, beda-beda orang," Terangnya.

Sementara itu, warga lain, Sampurno juga menyatakan hal sama. Hasil buruan enthung nantinya akan dimasak saat tiba di rumah.

Pria bertubuh kekar yang memburu enthung sejak pagi itupun mengaku, akan menjadikan hewan hasil metamorfosis untuk lauk pauk, dengan cara dimasak goreng.

"Ya akan saya masak sendiri untuk lauk, digoreng biar enak," Bebernya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved