Berita Surabaya

Soal Perizinan Sertifikasi Tanah Warga Gadukan Surabaya, Ini Penjelasan BBWS Brantas

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas akhirnya angkat bicara terkait masalah kisruh tanah warga Gadukan

Soal Perizinan Sertifikasi Tanah Warga Gadukan Surabaya, Ini Penjelasan BBWS Brantas
surya/fatimatuz zahroh
Ketua RW 5 Gadukan Sudarsono saat hadir di hearing bersama Komisi A, DPRD Kota Surabaya, Selasa (11/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas akhirnya angkat bicara terkait masalah kisruh tanah warga Gadukan di RW 5 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Kepala BBWS Brantas Saroni Soegiharto mengatakan, dirinya tidak bisa segera memutuskan untuk memberikan izin penerbitan sertifikat ratusan warga di Gadukan.

"Kita coba komunikasikan dulu dengan pak Menteri PU Pera, kita akan tetap berikan penjelasan wilayah mana yang hanya sempadan sungai," kata Syahroni.

Pihaknya mengaku tidak bisa memutuskan sendiri lantaran cukup rawan kondisinya jika mereka izin untuk BPN menerbitkan sertifikat, padahal wilayah sempadan bosem itu sangat penting fungsinya.

Kalau ada banjir yang menimpa tanah dan perumahan warga, maka yang akan disalahkan adalah BBWS Brantas.

Ia menegaskan, status tanah itu tanah negara dan sebaiknya tidak ada bangunan perumahan maupun tempat usaha.

Bahkan tanaman yang boleh ditanam di wilayah twrsebut adalah tanaman yang lunak.

"Ada informasi ada sebagian tanah di sana sudah dibebaskan dan menjadi milik pemerintah. Bisa jadi atas proses tukar guling atau semacannya. Maka kami butuh waktulah untuk konsultasi ke pusat dulu," kata Syahroni.

Meski begitu ia berjanji akan mempercepat proses pengurusan dan konsultasi. Sebab BBWS tidak ingin membuat keputusan yang gegabah lalu justru membuat maslah di kemudian hari.

"Tapi kalau ingin dilakukan pengukuran sembari menunggu proses dari pusat, monggo, kami bersedia," kata Syahroni.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved