Berita Tulungagung

Rampas HP Pelajar saat Transaksi COD, Pemuda Tulungagung Ini Terancam Batal Nikah

Akibat perbuatannya merampas HP seorang pelajar Tulungagung, Fatoni terancam batal menikah dengan kekasihnya.

Rampas HP Pelajar saat Transaksi COD, Pemuda Tulungagung Ini Terancam Batal Nikah
surya/david yohanes
Fatoni (20) dan Lukman (21), dua perampas HP milik seorang pelajar. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Anggota Polsek Boyolangu menangkap Muhammad Fatoni Arip (20), warga Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, otak perampasan handphone (HP) milik seorang pelajar.

Polisi juga menangkap teman Fatoni saat beraksi, yakni Mochamad Lukman Hakim (21), warga Desa Bujel, Mojoroto, Kabupaten Kediri. Akibat perbuatannya Fatoni terancam batal menikah dengan kekasihnya.

"Seharusnya nanti sore saya nikah," ucap Fatoni saat ditemui di Mapolsek Boyolangu, Jumat (24/8/2018).

Sebelum merampas HP milik korban Refanda (16), keduanya sempat pesta minuman keras bersama tiga orang lainnya. Fatoni sudah merencanakan untuk merampas HP milik Refanda yang dijual.

Baca: Sepakat Transaksi COD HP, Pelajar Tulungagung Ini Malah Dirampok. Dua Pelaku Sempat Aniaya Korban

Nantinya uang hasil penjualan HP itu akan dipakai untuk melanjutkan pesta bersama teman-temannya. Sisanya akan dipakai untuk membiayai pernikahan.

"Tadi orangtua minta supaya pernikahannya dilanjutkan. Entah nanti dizinkan (Kapolsek) apa tidak," ucap Fatoni.

Fatoni memang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Lukman dan ditahan.

Kapolsek Boyolangu, AKP Pudji Widodo, mengatakan orangtua Fatoni sudah minta izin untuk tetap menikahkan anaknya.

Pihaknya juga mengizinkan Fatoni menikah, seperti yang direncanakan keluarga. Namun, polisi tidak mengizinkan Fatoni dibawa keluar dari Mapolsek Boyolangu.

"Silakan dinikahkan di sini saja, karena pengawalannya akan repot kalau dibawa keluar," ujar Widodo.

Lanjutnya, ada musala di lingkungan Mapolsek Boyolangu yang bisa digunakan acara ijab kabul. Selesai dinikahkan, Fatoni akan kembali masuk ke ruang tahanan.

"Kami juga pernah menikahkan tahanan kok. Tidak apa-apa dinikahkan di sini saja," tandas Widodo.

Sebelumnya, Fatoni dan Refanda sepakat melakukan COD sebuah HP Xiaomi Redmi 4 di area Pinka (pinggir kali) Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kamis (23/8/2018) pukul 22.30 WIB.

Namun saat akan melakukan transaksi Fatoni yang ditemani Lukman malah merampas HP milik Refanda.

Refanda yang melawan juga dihajar karena melawan. Keduanya berhasil ditangkap warga yang melakukan pengejaran sejauh 2 kilomater dari lokasi kejadian.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help