Berita Lamongan

Miris, Pria di Lamongan Gantung Diri di Gubuk Penyimpanan Keranda Mayat

Seorang pria di Lamongan ditemukan tewas gantung diri di gubuk penyimpanan keranda mayat di kompleks kuburan desa.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/hanif manshuri
Gubuk keranda mayat di Lamongan tempat seorang pria ditemukan gantung diri. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Mohammad Sukadam (50) warga Desa Pringgoboyo RT 04 RW 02, Kecamatan Maduran, Lamongan, ditemukan tewas dengan leher tergantung di gubuk tempat menyimpan keranda mayat di desa setempat, Kamis, 23 Agustus 2018.

Dia diduga tewas bunuh diri. 

Sebelumnya, pada Januari 2018, upaya bunuh diri juga pernah dia lakukan, namun gagal. 

Mayat korban kali pertama ditemukan Mulyono, seorang saksi yang kebetulan siang tadi melintas di jalan samping pemakaman umum.

Saat itulah ia mendapati ada seseorang yang gantung diri di TPU.

Penasaran, untuk memastikannya, saksi lebih mendekat dan benar, ternyata ada seorang yang gantung diri di sebuah tempat penyimpanan keranda jenazah di dalam pemakaman umum.

Baca: Jenazah Mahasiswi Indonesia yang Tewas Tenggelam di Jerman itu Akhirnya Tiba di Indonesia

Lebih didekati lagi, laki-laki itu adalah Sukadam. Korban menggantungkan diri dengan menggunakan seutas tali tampar warna biru pada kayu topangan keranda mayat yang ada di atas rumah penyimpanan keranda mayat.

Temuannya itu kemudian diinformaskan kepada perangkat desa dan polisi.

Saat dievakuasi posisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut warga dan dua saksi lainnya, Khoirul Amam dan Abdul Jalil, korban mengalami gangguan jiwa.

Korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri di Masjid Tiban Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran, Lamongan pada Jumat Januari 2018.

Saat itu usaha bunuh diri korban diketahui saksi, Khoirul Amam dan berhasil dicegah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved