Bom Surabaya

Lagi, Densus 88 Tembak Mati Seorang Terduga Teroris di Jawa Timur, Ini Identitasnya

Densus 88 Anti Teror Mabes Polri memburu para terduga teroris di Jawa Timur pasca bom bunuh diri di Surabaya-Sidoarjo.

Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Titis Jati Permata
surya/hayu yudha prabowo
Garis polisi dipasang saat proses pengeledahan rumah terduga teroris di Jalan Kapi Sraba, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (14/5/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terus memburu dan menindak para terduga teroris di Jawa Timur pasca bom bunuh diri di Surabaya-Sidoarjo.

Densus 88 menyergap lima terduga teroris di Sidoarjo dan Probolonggo.

Lima terduga teroris itu merupakan penindakan operasi, Rabu (16/7/2018) malam.

Di Sidoarjo, ada dua teroris yang diaergap Densus 88.

Mereka itu, yakni Hari Singosari dan Wawan yang ditangkap di Perum AURI Lemah Putra, Sidoarjo.

Hari tewas ditembak Densus 88.

"Kami terus melakukan penindakan, ada juga yang terpaksa ditembak mati," sebut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin di Mapolda, Kamis (17/5/2018).

Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin saat memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kamis (17/5/2018)
Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin saat memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kamis (17/5/2018) (surya/fatkhul alamy)

Menurut Mahfud, ada juga terduga teroris yang menyerahkan diri.

Satu orang yang menyerahkan diri itu DL, warga Perum AL Blok G VII, Sugihwaras, Candi, Sidoarjo.

"Mudah-mudahan yang belum ketangkap mau menyerahkan diri juga," terang Macfud.

Selain di Sidoarjo, Densus 88 juga melakukan operasi di Probolinggo. Tiga orang ditangkap, yakni MF, dan IS, warga Tirta VI Sumber Taman, Wonoasih, Probolinggo dan HA, warga Karanganyar, Paiton, Probolinggo.

"Penindakan masih terus jalan, tim (Densus 88) masih di lapangan," jelas Machfud.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved