Surya/

Berita Bojonegoro

Tujuh Copet di Bojonegoro Menyaru Jadi Jamaah Pengajian, Mereka Lalu Beraksi Seperti Ini

Tujuh copet di Bojonegoro. Mereka menyaru sebagai jamaah pengajian, lalu beraksi seperti ini.

Tujuh Copet di Bojonegoro Menyaru Jadi Jamaah Pengajian, Mereka Lalu Beraksi Seperti Ini
surya/m sudarsono
Tujuh pelaku penipuan diinterogasi Kasat Reskrim dan Kapolres Bojonegoro, Selasa (17/4/2018). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Tujuh pelaku copet antar kota ditangkap petugas kepolisian Polres Bojonegoro belum lama ini.

Dalam menjalankan modusnya, pelaku berpura-pura sebagai jamaah pengajian.

Namun, saat para jamaah lengah selanjutnya komplotan mengambil sejumlah barang berharga milik korban.

"Kita tangkap ketujuh pelaku pencopetan pada acara pengajian di Masjid Al Biru, Dander, 14 April kemarin. Tiga lainnya masih buron," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro kepada sejumlah wartawan saat ungkap kasus di Mapolres, Selasa (17/4/2018).

Wahyu menjelaskan, dalam menjalankan modusnya, ketujuh pelaku berinisial MRSD (33), SF (41) asal Probolinggo, HMB (47) asal Jombang, ADK (34) asal Malang, LTL (Pr, 34) asal Bangkalan, SMT (48) asal Pasuruan, dan SHR asal Surabaya, selalu membuntuti para korban.

Di saat korban lengah, kemudian pelaku mengambil handphone lalu diberikan kepada sejumlah komplotan lainnya untuk mengelabuhi korban.

"Jadi mereka memanfaatkan korban lengah karena capek atau hal lain, selanjutnya mengambil handphone para korban," pungkasnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan barang bukti sebanyak 16 handphone canggih berbagai merk.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help