Profil

Rima S Tambunan: Motret Menu Itu Lebih Sulit

“Browsing nggak jelas lah untuk mengisi waktu senggang. Apa aja suka aku browsing lalu aku share ke teman-teman,” ungkapnya.

Rima S Tambunan: Motret Menu Itu Lebih Sulit
surya/ahmad pramudito
Rima Sukmawaty Tambunan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Fashion dan fotografi bagi Rima Sukmawaty Tambunan saling terkait. Gara-gara suka fashion maka kini bungsu dari tiga bersaudara itu gemar mengabadikan momen-momen menarik di sekitarnya.

Rima mengaku suka fotografi sejak kelas 1 SMA. Namun, waktu itu objek yang diabadikan lulusan SMA Frateran Surabaya ini tidak fokus seperti sekarang. Semua yang dia suka akan diabadikan lewat kameranya.

Sejak masuk kuliah, Rima makin getol menggeluti dunia fotografi. Apalagi, saat itu dia mulai menggemari fashion.

“Saya ikut komunitas fashion di kampus namanya Surabaya Vogue,” kata penggemar segala jenis makanan ini.
Setiap ikutan fashion Rima tak pernah melepaskan momen tersebut begitu saja. Semua terekam dalam kameranya.

“Saya lalu berpikir, daripada dilihat sendiri, kenapa nggak dishare ke sosmed (social media)?” cetus perempuan kelahiran Makasar, 10 November 1992 ini.

Selain ingin narsis, Rima sekaligus ingin melihat respons teman-temannya atas pose-pose yang diambil lewat kameranya. Ternyata banyak komentar positif atas hasil bidikannya itu.

Maka Rima yang sempat pula memposting karyanya itu lewat blog makin antusias belajar fotografi. Setiap kegiatan yang dia saksikan tak pernah lepas dari jepretan kameranya.

Sejak bekerja di Hotel JW Marriott, target bidikan Rima pun berubah, dari semula sosok ‘hidup’ dan bertema human interest, kali ini lebih banyak mendokumentasikan benda mati, terutama menu-menu para juru masak hotel bintang lima tersebut.

“Kalau motret orang point of interestnya kan jelas. Untuk diarahkan pun bisa. Sebaliknya, kalau foto menu kita harus kerja keras agar bisa menghasilkan karya yang apik,” beber Rima yang sehari-hari bertugas di bagian graphic designer di Hotel JW Marriott.

Rima perlu dukungan komputer untuk menghasilkan karya yang optimal untuk kemudian jadi bahan promo hotel di Jl Embong Malang tersebut.

“Perlu ketrampilan khusus untuk mengedit hasil foto sebelum dimanfaatkan jadi bahan publikasi,” katanya.
Soal ‘me time’, Rima menyatakan paling suka menghabiskan waktu untuk browsing video di YouTube.

“Browsing nggak jelas lah untuk mengisi waktu senggang. Apa aja suka aku browsing lalu aku share ke teman-teman,” ungkapnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help