Rabu, 6 Mei 2026

Liputan Khusus Klenik Politik

Bakar Dupa dan Bermalam di Gua Surowiti Gresik

Ki Hartono selalu membakar dupa dan bermalam di bangunan yang berisi makam pengikut Sunan Kalijaga itu. Ritual selalu dimulai sekitar pukul 24.00.

Tayang:

SURYA Online, SURABAYA - Beda lagi dengan ritual di Gua Surowiti Gresik. Di tempat yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga ini tidak ada ritual mandi.

Di perbukitan itu, para caleg melakukan ritual dengan membakar dupa lidi dan bermalam di pesarean (makam), yang dipercaya sebagai murid Sunan Kalijaga, Raden Bagus Mataram.

Ritual di Surowiti lebih bervariatif. Pasalnya, di sana ada kompleks makam, petilasan, dan Gua Langsih.

Menurut Ki Hartono Soponingrat, pemangku adat tiga situs di Surowiti, para pencari pulung terutama di tahun politik seperti sekarang ini jumlahnya terus meningkat.

Para caleg datang biasanya bersama para penasihat spiritualnya.

Namun, ada juga yang meminta bantuannya untuk membimbing ritual.

“Ada caleg perempuan untuk DPRD Gresik yang meminta untuk didoakan. Ya saya buat ritual di atas (situs Makam Raden Bagus Mataram) untuk membantu dia dari sisi spiritual,” katanya.

Ki Hartono selalu membakar dupa dan bermalam di bangunan yang berisi makam pengikut Sunan Kalijaga itu. Ritual selalu dimulai sekitar pukul 24.00.

Awalnya pria yang diangkat menjadi pemangku adat di Surowiti oleh Keraton Surakarta itu membakar beberapa batang dupa lidi.

Dupa-dupa itu dipasang di bawah pohon besar yang ada di sekitar makam.

Ki Hartono lantas melanjutkan ritualnya dengan membaca doa dan berdiam diri areal makam.

“Saya baca doa khusus untuk membantu caleg itu. Biasanya saya menyelesaikan ritual itu pukul 03.00. Si caleg boleh ikut, boleh juga tidak, karena yang penting adalah ritual yang saya jalankan,” ungkap Ki Hartono. (ben/idl/dim/fai)

Sumber: Surya Cetak
Tags
caleg
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved