Jumat, 26 Desember 2014
Surya

Soekarwo : Bandara Juanda Butuh Double Runway

Kamis, 9 Januari 2014 14:54 WIB

Soekarwo : Bandara Juanda Butuh Double Runway
surya/sri handi lestari
GARBARATA - Para pekerja menyelesaikan pemasangan lampu di apron dengan latar belakang salah satu dari dua Garbarata yang sudah terpasang di T2 Juanda, Rabu (27/11/2013).

SURYA Online, SURABAYA - Gubernur Jatim Soekarwo mendesak Kementrian Perhubungan melalui PT Angkasa Pura I segera membangun runway baru di Bandara International Juanda Surabaya.

Ini menyikapi masih tetap overload-nya jumlah penumpang di bandara tersebut, meski terminal 2 akan dioperasionalkan.

Desakan tersebut disampaikan Pakde Karwo ketika meninjau terminal 2 Bandara Juanda, Kamis (9/1/2014) pagi.

Orang nomor satu di Jatim tersebut secara khusus datang meninjau secara langsung kesiapan yang dilakukan pengelola sebelum terminal 2 resmi dioperasionalkan pada 20 Februari nanti.

Menurut Pakde, pembangunan double runway tersebut sangat mendesak mengingat pertumbuhan penumpang dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

“Sejak tahun 2009 sampai 2013, jumlah penumpang naik sekitar 18-20 persen,” tegasnya.

Dikatakan, jika runway baru dibangun sehingga bandara Juanda memiliki double runway, maka akan membantu Jatim menjadi pusat perdagangan dan industri pengolahan di Indonesia.

Pasalnya saat ini provinsi dengan 38 kabupaten/kota ini sudah menjadi pilihan perdagangan dan industri bagi daerah lain, karena dinilai secara infrastruktur dan pembangunan daerah telah siap.

Berdasarkan data PT Angkasa Pura I, tahun 2009 jumlah pesawat yang melintas di Bandara Juanda sebanyak 94.066 dengan penumpang berjumlah sekitar 10.633.725 orang.

Jumlah ini naik signifikan pada tahun 2013, dimana pesawat yang melintas menjadi 147.563 pesawat dengan mengangkut penumpang sekitar 19.611.040 orang.

Dari data itu, selama 2013, kata Pakde Karwo, kepadatan lalu lintas angkutan udara rata-rata harian mencapai 383 pesawat dengan melayani penumpang sebanyak 48.370 orang.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Titis Jati Permata

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas