Minggu, 7 Juni 2026

Kuliner Khas Banyuwangi di Restorasi KA, Ada Sambel Tempong Hingga Nasi Bakar

KAI Services menghadirkan menu dari Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan asli Banyuwangi yang siap menggoyang lidah

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/KAI Service
MENU - Makanan khas Banyuwangi yang dijual di restorasi kereta api. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, KAI services menyediakan beberapa pilihan menu yang bisa dinikmati. 

Ringkasan Berita:
  • KAI Services bekerja sama dengan UMKM menghadirkan menu khas Banyuwangi seperti nasi tempong dan ayam lodoh di restorasi kereta relasi Banyuwangi.
  • Sejak Mei 2026, rata-rata 10–20 porsi terjual habis tiap perjalanan, menunjukkan antusiasme penumpang terhadap sajian lokal.
  • Program ini jadi upaya KAI Services memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia di atas rel, sekaligus mendukung UMKM daerah.  

 

SURYA.co.id, BANYUWANGI - Penumpang kereta api kini tak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga bisa mencicipi kuliner khas Banyuwangi

Melalui kerja sama dengan UMKM lokal, KAI Services menghadirkan menu dari Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan yang siap menggoyang lidah di atas rel.

Warung Mbok Wah adalah salah satu tempat makan yang terkenal dengan Nasi Tempong. 

Nasi Tempong Khas Banyuwangi

Nasi tempong adalah menu khas Banyuwangi yang menyajikan lalapan dengan sambel ekstra pedas.

Yang membuat berbeda dengan sambel pada umumnya, sambel tempong dibuat dengan tomat ranti. 

Ada tiga menu Warung Mbok Wah yang bisa dinikmati di kereta api, yakni nasi tempong ayam, udang, dan telur.

Baca juga: Sosok Unik Ali Imron Di jombang, Menu Wajibnya Kelapa Setiap Hari Sejak Usia 3 Tahun

Sementara beberapa menu yang disediakan oleh Srengenge Wetan adalah ayam lodoh, nasi bakar, plencing ayam, dan nasi tempong ayam.

"Seluruh kuliner ini bisa dinikamati di kereta api yang berelasi dengan stasiun Banyuwangi," kata Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, kepada SURYA.co.id, Jumat (29/5/2026).

Relasi Kereta Api

Beberapa kereta api relasi Banyuwangi adalah KA Sangkuriang (Bandung-Ketapang), KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen-Ketapang), KA Wijaya Kusuma (Cilacap-Ketapang), dan KA Logawa (Purwokerto-Banyuwangi).

Region Head Regional 9 Jember KAI Services Yullyandra Mursyal menambahkan, sajian menu khas Banyuwangi itu telah hadir di restorasi kereta api sejak bulan Mei 2026. 

Menu Digemari Penumpang

Meski tergolong baru, kata dia, menu-menu tersebut digemari oleh para penumpang. 

Setiap harinya, rata-rata 10 hingga 20 porsi menu khas Banyuwangi terjual habis dalam satu pemberangkatan kereta.

"Menu ini dimasak langsung oleh mitra. Jadi dari segi rasa, tidak perlu diragukan. Oleh mitra, menu ini dikirim ke kami dari stasiun untuk dijual di restorasi," kata dia.

Pihaknya berharap, menu khas Banyuwangi yang dijual di kereta api bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi penumpang. 

Hal tersebut juga merupakan salah satu upaya KAI Services dalam menghadirkan kekayaan kuliner nusantara di dalam kereta. 

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved