Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Viral

Polisi Respons Isu Pocong yang Resahkan Warga Pamekasan, Ada Sanksi Bagi Penyebar

Polres Pamekasan memastikan isu pocong yang viral di media sosial adalah hoaks. Polisi minta warga tidak mudah percaya informasi palsu.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Cak Sur
istimewa
VIRAL ISU POCONG - Foto pocong viral di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang beredar luas di media sosial. Polres Pamekasan menegaskan foto dan informasi yang beredar luas merupakan hoaks atau berita bohong, Jumat (29/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polres Pamekasan di Madura, Jawa Timur (Jatim), memastikan isu kemunculan pocong yang viral di media sosial merupakan hoaks dan tidak ada laporan kriminal terkait.
  • Polisi menduga gambar pocong yang beredar merupakan hasil manipulasi AI atau aksi prank pihak tak bertanggung jawab.
  • Warga diminta tidak mudah percaya informasi viral dan diminta mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling.

Laporan Wartawan SURYA.co.id, Hanggara Pratama

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Isu kemunculan sosok menyerupai pocong yang sempat membuat resah warga di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim), dipastikan tidak benar.

Polres Pamekasan menegaskan, foto serta informasi yang beredar luas di media sosial maupun grup percakapan hanyalah hoaks atau berita bohong.

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban maupun tindak kriminal nyata yang berkaitan dengan isu tersebut.

“Sampai saat ini tidak ada laporan korban maupun tindak kriminal nyata terkait isu tersebut,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

POCONG PALSU - Tangkapan layar seorang pelajar di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dikerumunin warga lantaran memakai pakaian seperti pocong pada Selasa (26/5/2026). Video viral yang menampilkan sosok pocong di Kediri, sempat membuat geger warga dan ramai diperbincangkan di media sosial.
POCONG PALSU - Tangkapan layar seorang pelajar di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dikerumunin warga lantaran memakai pakaian seperti pocong pada Selasa (26/5/2026). Video viral yang menampilkan sosok pocong di Kediri, sempat membuat geger warga dan ramai diperbincangkan di media sosial. (istimewa)

Baca juga: Polisi Ungkap Fakta Video Viral Pocong Kediri: Pastikan Bukan Aksi Kriminal

Polisi Sebut Foto Viral Diduga Hasil AI

Pihak kepolisian menduga gambar pocong yang beredar di media sosial merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Selain itu, polisi juga tidak menutup kemungkinan gambar tersebut merupakan bagian dari aksi prank yang sengaja dibuat pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbulkan kepanikan masyarakat.

VIRAL TEROR POCONG - Seorang warga Bondowoso melihat foto viral pocong yang masih belum diketahui apakah editan AI atau bukan. Masyarakat di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso, Jawa Timur, heboh dengan beredarnya foto pocong yang bersamaan muncul aksi gedor pintu rumah warga oleh sosok misterius saat dini hari pada Minggu (24/5/2026).
VIRAL TEROR POCONG - Seorang warga Bondowoso melihat foto viral pocong yang masih belum diketahui apakah editan AI atau bukan. Masyarakat di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso, Jawa Timur, heboh dengan beredarnya foto pocong yang bersamaan muncul aksi gedor pintu rumah warga oleh sosok misterius saat dini hari pada Minggu (24/5/2026). (Surya.co.id/Sinca Ari Pangistu)

Baca juga: Sosok Misterius Gedor Pintu Saat Teror Pocong Resahkan Warga Bondowoso

Fakta terkait isu pocong di Pamekasan:

  • Tidak ada laporan korban kriminal
  • Polisi memastikan isu tersebut hoaks
  • Foto viral diduga hasil manipulasi AI
  • Polisi terus memantau penyebaran informasi di media sosial
  • Warga diminta tidak mudah percaya kabar viral

Meski dipastikan hoaks, polisi mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Warga Diminta Saring Informasi Sebelum Dibagikan

Polres Pamekasan meminta masyarakat tidak mudah terpancing isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama informasi yang beredar melalui media sosial maupun grup WhatsApp.

“Tetap tenang dan saring informasi sebelum dibagikan,” terang Ipda Yoni.

Menurutnya, penyebaran berita palsu berpotensi memicu keresahan hingga mengganggu ketertiban umum di tengah masyarakat.

Karena itu, tim siber kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap berbagai konten yang beredar di ruang digital.

Polisi Siap Tindak Penyebar Hoaks

Selain melakukan pengawasan dunia maya, kepolisian juga menegaskan siap mengambil langkah hukum terhadap pihak yang sengaja membuat ataupun menyebarkan hoaks.

“Petugas siap menindak tegas siapa pun yang menyebarkan berita bohong atau melakukan aksi yang mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved