Sabtu, 18 April 2026

Ramadan 2026

Kue Apang Khas Bugis yang Laris Manis Diburu Warga Pare Kediri Jelang Berbuka Puasa

Di Pare, jajanan tradisional kue apang panas khas Bugis jadi takjil favorit warga menjelang berbuka puasa

Penulis: Isya Anshori | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Isya Anshori
JAJANAN TRADISIONAL - Penjual kue apang Bu Ina di Pare, memperkenalkan jajanan khas Sulawesi Selatan tersebut kepada masyarakat Kediri, Selasa (24/2/2026). Lapaknya berada di Jalan PB Sudirman Dusun Plongko Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, tepat di depan Rumah Makan Dua Dua. 

Ringkasan Berita:
  • Kue apang panas khas Bugis jadi takjil favorit warga Pare, Kediri, saat Ramadan 2026. Ina, pelopor Antina 99, memperkenalkan jajanan ini setelah merantau ke Bugis.
  • Usaha yang dirintis 4 tahun lalu kini punya pelanggan setia. Saat Ramadan, penjualan bisa mencapai 100 bungkus per hari dengan beragam rasa dan taburan kelapa muda.
  • Antrean pembeli terlihat jelang berbuka, menjadikan kue apang panas warna-warni sebagai pilihan takjil khas di Pare.

 

SURYA.co.id, KEDIRI - Di Pare, jajanan tradisional kue apang panas khas Bugis jadi takjil favorit warga menjelang berbuka puasa Ramadan 2026.

Adalah Ina, pelopor Kue Apang Panas Bugis Antina 99, yang memperkenalkan kuliner khas Sulawesi Selatan ini melalui lapaknya di Jalan PB Sudirman, Dusun Plongko, Desa Tulungrejo, tepat di depan Rumah Makan Dua Dua.

Pernah Merantau ke Bugis

Bu Ina, sapaan akrabnya, mengaku ide berjualan kue apang berawal dari pengalaman merantau ke Bugis.

Di sana, ia belajar langsung dari keluarganya yang merupakan warga asli Bugis untuk mendapatkan cita rasa yang autentik.

"Saya kan pernah rantau ke Bugis, ada saudara di sana. Jadi saya belajar langsung dari saudara yang asli Bugis," katanya, Selasa (23/2/2026).

Sepulang ke Jawa, Ina ingin membuka usaha kuliner yang berbeda dari yang lain.

Ia pun teringat pada kue apang, jajanan yang kerap dijumpai sebagai camilan keluarga di Bugis.

Kini, sudah sekitar empat tahun Ina menekuni usaha tersebut. 

Pelanggan Setia Kue Apang

Perlahan namun pasti, kue apang panas buatannya mulai dikenal dan memiliki pelanggan setia, terlebih saat Ramadan.

Untuk menjaga kualitas, Ina selalu menyimpan kue apang di dalam panci berukuran jumbo agar tetap hangat ketika disajikan. 

Sensasi hangat inilah yang membuat kue apang semakin nikmat disantap sebagai takjil.

"Belum buka cabang, satu-satunya ya di Pare ini," ucap Ina.

Pesanan Melonjak saat Ramadan

Dalam sehari, Ina bisa menghabiskan sekitar 5 kilogram adonan kue apang.

Namun saat akhir pekan atau momen ramai seperti Ramadan, jumlahnya bisa melonjak hingga 20 kilogram per hari.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved