Travel
Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Lakukan Edukasi Keselamatan Perlintasan
Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun mencatat telah menggelar sebanyak 115 kali sosialisasi keselamatan
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- KAI Daop 7 Madiun memperkuat upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang melalui kegiatan edukasi. Sepanjang 2025, telah menggelar sebanyak 115 kali sosialisasi keselamatan
- Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari sebut sosialisasi ini komitmen KAI dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di perlintasan sebidang
- KAI Daop 7 Madiun menggandeng komunitas pecinta kereta api, Dinas Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, hingga mahasiswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
SURYA.CO.ID, KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun mencatat telah menggelar sebanyak 115 kali sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di berbagai wilayah yang dilintasi jalur KA.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara masif dan berkelanjutan di sejumlah kabupaten dan kota, meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Jombang, Blitar, Tulungagung, Magetan, hingga Nganjuk.
Rutin Lakukan Sosialisasi
Kabupaten Kediri dan Kota Kediri menjadi wilayah dengan jumlah kegiatan terbanyak, masing-masing 27 kali dan 25 kali sosialisasi.
Pelaksanaan sosialisasi juga berlangsung hampir merata sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, kegiatan terbanyak digelar pada bulan Oktober dengan 16 kali kegiatan, disusul September 14 kali dan November 13 kali.
Sementara pada bulan-bulan lainnya, sosialisasi tetap rutin dilakukan untuk menjaga konsistensi pesan keselamatan kepada masyarakat.
Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sosialisasi keselamatan merupakan bagian dari komitmen KAI dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di perlintasan sebidang.
Menurutnya, risiko kecelakaan masih dapat terjadi apabila pengguna jalan mengabaikan aturan dan rambu yang telah disediakan.
"Keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI semata, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan," kata Tohari, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, melalui sosialisasi yang dilakukan secara rutin dan masif, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi rambu, sinyal, serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
Edukasi ini juga menjadi sarana untuk mengingatkan kereta api tidak dapat berhenti mendadak.
Gandeng Sejumlah Pihak
Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 7 Madiun menggandeng berbagai pihak, mulai dari komunitas pecinta kereta api, Dinas Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, hingga mahasiswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.
Sinergi lintas pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan sosialisasi dan memperkuat pesan keselamatan.
| KAI Daop 7 Madiun Layani 3 Juta Lebih Penumpang Awal Tahun 2026, Alami Kenaikan 12 Persen |
|
|---|
| KA Sangkuriang Hubungkan Ketapang Banyuwangi - Bandung, Ada Promo Hingga 50 Persen |
|
|---|
| KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang di Stasiun Lamongan pada Triwulan 1 2026 |
|
|---|
| Harga Avtur Naik, Citilink : Harga Tiket Disesuaikan Bertahap |
|
|---|
| Wisata Petik Lumbung Stroberi Pandanrejo Batu, Tiket Mulai Rp25 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Edukasi-ini-dilakukan-sebagai-upaya-menekan-angka-kecelakaan.jpg)