TOPIK
Profil
-
"Sudah sekitar 14 tahun untuk mengumpulkan kain batik dan aksesorinya yang kuno-kuno," kata Mona di sela Festival Kartini di Grand City.
-
Sebenarnya, dunia kecantikan merupakan hal yang sangat jauh dari kehidupan perempuan kelahiran Jember ini.
-
“Memang tidak bisa serta merta. Semua itu perlu langkah step by step,” kata Antania Febriana, pendiri Hijabers Surabaya.
-
“Walaupun orang Yogya tapi aku nggak begitu suka makanan manis,” kata Natalia Olga Alvionie.
-
#MALANG - Kebiasaan wanita untuk makan bersama sekumpulan teman, ternyata tidak berlaku bagi Ires Mariska.
-
“Dia betah banget di rumah. Dia asyik kok dengan mainan yang ada di rumah,” cetusnya.
-
“Komunikasi dengan anak jangan lewat marah, karena bikin anak jadi enggan bercerita,” tutur dr Meta Hanindita SpA.
-
“Semoga masih ada kesempatan untuk main di film lainnya,” kata Febienne.
-
Belum lama Arilia menguasai Tai Ji, ia baru bergabung di sasana Citra Satria Wushu Indonesia (CSWI) sekitar setahun lalu.
-
Dari kegiatannya itu dia bisa memperoleh uang yang lumayan agar tidak tergantung pada orangtua.
-
Shahnaz bahkan mengaku cenderung memberi kebebasan ketiga putrinya, Pruistin Aisha (15), Charlotte Fatima (14), dan si bungsu, Mieke Namira (11).
-
Saat di Malang, Mega memanfaatkan waktu semaksimal mungkin reuni kecil-kecilan dengan teman semasa kuliah.
-
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Gresik Prodi Manajemen ini mengaku meskipun sering pulang larut malam,selalu menyakinkan orangtuanya.
-
"Awalnya mual, lalu deg degan karena melihat teman yang satu kapal mabuk laut," kata lajang kelahiran Bekasi 7 Juni 1993.
-
“Paling tidak nantinya anak cucu tidak lagi hidup di lingkungan yang kotor. Hidupnya pun lebih teratur,” tegas owner Dapur Iga Sidoarjo ini.
-
“Saya harus mampu menghidupkan karakter seperti tergambar di karya novelnya,” kata Amanda usai promo film di Marvell City Mall Surabaya.
-
Cewek yang April nanti naik pangkat menjadi Sersan Satu ini tampak keren saat memakai pakaian pilot di panggung.
-
“Ini pengalaman yang sering terjadi, yang dialami teman-teman pengguna taksi online,” ungkap wanita kelahiran Bojonegoro 24 Juni 1991 ini.
-
Jawara Best Model Asia Model Award South Korea 2015 ini selalu menyempatkan untuk traveling.
-
“Memang kasihan juga hadirnya taksi online ini membuat taksi regular jadi tak laku.”
-
Gadis tinggal di Jalan Ikan Lodan Besar Nomer 38 Perumahan BP Kulon Gresik ini mengaku lebih suka memakai prodak fashion lokal.
-
Punya pengalaman bidang fashion membuat ia memutuskan untuk mulai menekuni bisnis busana.
-
Ketika masih SMA dan kuliah, Heidel sempat membentuk kelompok musik bersama sejumlah teman-teman.
-
Rutinitas gadis yang saat ini menjabat sebagai manager Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Perbanas ini tak bisa dianggap enteng.
-
Vina panggilan akrabnya dibesarkan dari keluarga yang mencintai jenis alat musik piano.
-
Meski tidak tergabung dalam klub motor tertentu, Maya dan rekan-rekan kantor yang punya hobi sama ini selalu menyediakan waktu untuk touring bersama.
-
“Awalnya tidak jadi perhatian benar. Tetapi, satu saat saya mendapati harga yang berbeda antara yang saya lihat di rak dan waktu dituliskan kasir.”
-
"Yang terjauh jalan-jalan di Malaysia bulan kemarin. Saat anak kedua masih usia empat bulan," kata Nita.
-
Selama kariernya itu pula, pasien dengan berbagai penyakit pernah ia temui.
-
Bungsu dari enam bersaudara ini ingin membuktikan bahwa wanita pun mampu berada di posisi yang selama ini lebih banyak ditempati para pria.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved