Selasa, 28 April 2026

Daikin Designer Awards 2025, Penghargaan Daikin bagi Orisinalitas Karya Arsitektur & Desain Interior

PT Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin) memberikan penghargaan kepada pegiat desain interior dan arsitektur Daikin Designer Awards 2025

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Daikin
DAIKIN DESIGNER AWARD 2025 - Shinji Miyata (kanan) Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia saat mendampingi salah satu pemenang diajang DAIKIN Designer Award 2025. DAIKIN memberikan penghargaan kepada pegiat desain interior dan arsitektur yang memadukan unsur estetika dengan perhatian pada sistem tata udara dalam karya bagi hunian ideal dan bangunan F&B. 

Sementara dari sisi karya, pembagiannya berdasarkan proyek terbangun maupun karya konseptual yang wujudnya masih dalam bentuk rancangan.

Keseluruhan karya dari tiap kategori inilah yang kemudian mendapat penilaian dari panel juri yang berisi nama besar dalam bidang arsitektur maupun desain interior dari kedua negara, termasuk di dalam panel juri ini dari Indonesia yaitu Tan Tik Lam, Cosmas Gozali dan Alex Bayusaputro.

Sementara Adjunct Prof IDr Joe WH Chan, IDr Wong Pei San, dan Ar MunInn Chan, menjadi nama besar juri dari Malaysia.

Di luar Daniel Mananta, selebritis Indonesia pun berpartisipasi menjadi juri tamu khusus bagi kategori karya konseptual.

Lebih lanjut terkait penerima penghargaan Daikin Designer Awards 2025, GeTs Architects menjadi pemenang pertama pada kategori Proyek Terbangun Arsitektur dan Desain Interior.

Mengusung karya dalam judul The Steric Spes yang berasal dari gabungan kata steric dan relic, karya ini dibuat memiliki makna berupa bentuk, kenangan dan harapan.

Dibuat dengan salah satu cirinya pada fasad bernuansa dan responsif dengan lapisan sekunder berupa blok betan yang tersusun dari pola kisi-kisi.

Mendampinginya pada kategori ini, Formzero dan Anima Interior masing-masing menjadi juara kedua dan ketiga.

Karya pemenang pada kategori konseptual pun tak kalah memukau.

Terdiri dari dua kategori, hunian dan bangunan komersial untuk bidang usaha Food & Beverages yang diberikan pada masing-masing kelompok profesional dan mahasiswa.

Dari kelompok profesional, kategori konseptual arsitektur hunian dimenangkan Dreamlabs Architects dengan karya Weave yang mengambil inspirasi dari tradisi tenun melalui jalinan alam, tradisi dan kehidupan modern.

Bersanding dengannya, Qhawarizmi Architect dan HOW’s, masing-masing menjadi juara kedua  dan Daniel’s Choice.

Sedangkan bagi kategori konseptual arsitektur bagi bangunan bidang usaha Food & Beverages, Severus Andrew Febrian Aristoteles dengan karya berjudul In Praise of Nature menjadi pemenang utama dari bagian profesional.

Karyanya lahir dari gagasan orisinal tentang menemukan keteraturan alam yang digambarkan lewat sebuah kanopi tunggal untuk menyatukan cahaya, bayangan dan keheningan.

Juara kedua dimenangkan Fihir Utomo Associate Architects, sementara Willis Kusuma Architects terpilih sebagai pemenang Daniel’s Choice.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved