Jumat, 5 Juni 2026

SURYA Kampus

Mahasiswa ITS Kembangkan Hi-VITS, Deteksi Dini Kebakaran Akibat Listrik

Hi-VITS, sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik secara real time.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id
JUARA - Tim Hi-VITS dari ITS yang berhasil meraih juara Regional Malang Startup World Cup (SWC) 2026 dan akan berlanjut pada kompetisi tingkat internasional di Silicon Valley, Amerika Serikat. 

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa ITS mengembangkan Hi-VITS sebagai sistem mitigasi pintar pendeteksi potensi kebakaran listrik
  • Teknologi ini mampu mendeteksi gangguan busur listrik yang tidak teridentifikasi oleh MCB konvensional
  • Sistem memberikan peringatan dini kepada pengguna sebelum melakukan pemutusan aliran listrik otomatis
  • Inovasi Hi-VITS berhasil menjuarai Startup World Cup Regional Malang dan akan mewakili Indonesia di Silicon Valley

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan inovasi bernama Hi-VITS, sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik secara real time.

Teknologi tersebut dirancang sebagai pelengkap sistem pengaman listrik konvensional berupa Miniature Circuit Breaker (MCB). 

Berbeda dengan pengaman standar yang umumnya hanya merespons arus berlebih atau korsleting, Hi-VITS mampu mendeteksi arc condition atau gangguan busur listrik yang kerap menjadi pemicu kebakaran namun sulit teridentifikasi oleh perangkat konvensional.

Mekanisme Peringatan Dini

Salah satu anggota tim Hi-VITS, Ananda Aullia Nayaka menjelaskan, sistem yang dikembangkan mengedepankan mekanisme peringatan dini sebelum melakukan pemutusan aliran listrik secara otomatis.

“Sistem kami tidak langsung memutus aliran listrik, tetapi memberi peringatan terlebih dahulu kepada pengguna,” ujar mahasiswa Program Studi Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi ITS yang akrab disapa Nanda kepada SURYA.co.id, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Vectra Expo 2026 ITS Hadirkan Solusi Teknologi untuk Lingkungan dan Tata Kota

Menurut dia, mekanisme tersebut memungkinkan pengguna melakukan pengecekan dan langkah pencegahan tanpa harus mengalami pemadaman listrik secara mendadak.

Pemutusan aliran listrik baru dilakukan ketika kondisi telah mencapai tingkat yang membahayakan.

“Pemutusan listrik otomatis baru dilakukan ketika kondisi sudah berada pada tahap yang berbahaya,” katanya.

Selain mengutamakan aspek keselamatan, pengembangan Hi-VITS juga mempertimbangkan kebutuhan pengguna dari sisi operasional.

Tim berupaya menghadirkan teknologi yang dapat meningkatkan perlindungan terhadap risiko kebakaran listrik tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari, baik di bangunan hunian maupun industri.

Kajian Kebutuhan Pasar

Ketua Tim Hi-VITS, Khoirul Anam, mengatakan pengembangan teknologi tersebut juga disertai kajian kebutuhan pasar agar inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara luas.

“Validasi produk dan pasar menjadi hal penting agar inovasi yang dikembangkan benar-benar dapat diterima dan digunakan secara luas,” ungkap mahasiswa Program Magister Teknik Elektro ITS tersebut.

Pengembangan Hi-VITS melibatkan kolaborasi multidisiplin mahasiswa ITS

Tim terdiri atas Khoirul Anam, Abdullah Alfin Holis, Marcello Akrama Putra, dan Akmal Zuhdi dari Departemen Teknik Elektro, Alzena Cheiryl Violney dari Departemen Teknik dan Sistem Industri, serta Ananda Aullia Nayaka dari Program Studi Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi.

Wakili Indonesia di Kompetisi Internasional

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved