Kebakaran Ruko Surabaya
Cerita Soei Biantoro Ratapi Gagal Selamatkan Istri Meski Berusaha Tembus Kobaran Api Ruko
Soei Biantoro Rahardjo (67) terus menerus menangis, meratapai kepergian sang istri TLW (68) dalam peristiwa kebakaran pada Minggu (31/5/2026
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Putra sulung korban, Freddy Biantoro, mengaku tidak memiliki firasat apa pun dan sempat berusaha mendobrak pagar ruko yang terkunci gembok.
"Saat kejadian sama sekali enggak bau (asap). Cuma gitu, saya naik di atas pintu sudah kayak (kobaran) api las. Mau nerobos sudah enggak bisa," katanya.
"Jadi itu minta dibangun untuk tempat tidur ibuk. Aslinya ya kayak sampingnya, bolong, lalu didek, dibikin kamar. Iya khusus buat ibu. Itu sudah lama ya antara 9-10 tahunan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Kota Surabaya Laksita Rini menduga korban lemas akibat menghirup asap sebelum tubuhnya terjilat api.
"Mungkin dia kena asap ya, mungkin kalau lihat ininya mungkin kalau bajunya masih jadi kelihatan itu mungkin dia menghirup asapnya itu ya, untuk kejadian seperti itu. Karena dia mau lewat ke belakang mungkin sudah terjebak api seperti itu," ujar Laksita Rini saat ditemui SURYA.CO.ID di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Soei-Biantoro-Rahardjo-dan-Kapolrestabes.jpg)