Selasa, 19 Mei 2026

DPRD Jatim Sidak RSUD Dr Soetomo Surabaya Pascakebakaran, Usul Ada Asuransi

Komisi E DPRD Jatim meninjau RSUD Dr Soetomo Surabaya usai kebakaran dan mengusulkan asuransi kebakaran serta evaluasi listrik rutin.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Yusron Naufal Putra
KUNJUNGAN - Komisi E DPRD Jawa Timur saat berkunjung ke RSUD Dr Soetomo Surabaya, Senin (18/5/2026). Kunjungan ini dilakukan pasca beberapa hari lalu, RSUD Dr Soetomo mengalami insiden kebakaran. 

Ringkasan Berita:
  • Komisi E DPRD Jatim meninjau langsung RSUD dr Soetomo Surabaya usai kebakaran di gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu pada Jumat lalu.
  • DPRD memastikan pelayanan pasien tetap berjalan normal dan mengapresiasi respons cepat tenaga kesehatan serta petugas damkar saat evakuasi.
  • Komisi E juga mengusulkan adanya asuransi kebakaran dan pemeriksaan rutin jaringan listrik untuk mencegah kejadian serupa terulang

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komisi E DPRD Jawa Timur (Jatim), mendatangi RSUD Dr Soetomo Surabaya, Senin (18/5/2026), untuk memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal pascainsiden kebakaran.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno bersama anggota Komisi E, Rasiyo.

Mereka meninjau kondisi rumah sakit, setelah kebakaran melanda ruang di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo pada Jumat (15/5/2026) pagi.

“Kami ingin memastikan bahwa tenaga kesehatan, kemudian pasien, semuanya sudah terfasilitasi untuk bisa berjalan normal,” kata Sri Untari Bisowarno di lokasi.

Pelayanan Pasien Dipastikan Tetap Berjalan

Dalam kunjungan itu, rombongan DPRD diterima langsung Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya, Prof Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa, bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Mereka juga sempat mengecek area ruangan yang terbakar, meski belum dapat masuk karena lokasi masih dipasang garis polisi.

Menurut Untari, yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan dan tempat perawatan yang layak.

“Artinya normal itu bukan normal langsung gedungnya normal, tapi mereka semua bisa ditempatkan di tempat-tempat yang untuk perawatan mereka secara baik,” jelasnya.

Hingga kini, nominal kerugian akibat kebakaran masih belum diketahui, karena proses penghitungan belum dapat dilakukan.

DPRD Apresiasi Evakuasi dan Respons Cepat Nakes

Komisi E DPRD Jatim juga mengapresiasi kekompakan tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit saat membantu proses pemadaman, serta evakuasi pasien ketika kebakaran terjadi.

Menurut Untari, langkah cepat tersebut berhasil mencegah api membesar dan mempercepat penanganan situasi darurat.

“Jadi ini menjadi sesuatu yang menurut saya bisa jadi best practice bagi rumah sakit lain kalau ada hal semacam ini,” ujarnya.

Ia juga memuji respons cepat petugas pemadam kebakaran, dan dukungan lingkungan sekitar rumah sakit dalam membantu proses penanganan.

Sorotan DPRD Jatim Pascakebakaran RSUD dr Soetomo

  • Pelayanan pasien diminta tetap berjalan normal
  • Evaluasi rutin jaringan listrik harus diperkuat
  • Rumah sakit disarankan memiliki asuransi kebakaran
  • Kekompakan tenaga kesehatan diapresiasi
  • Evakuasi pasien dinilai berjalan cepat dan baik
  • Kebakaran disebut jadi pembelajaran bagi rumah sakit lain

DPRD Usulkan Asuransi Kebakaran

Selain evaluasi sistem keamanan gedung, Komisi E DPRD Jatim juga menyarankan RSUD Dr Soetomo memiliki asuransi kebakaran.

Menurut Untari, langkah tersebut penting, mengingat rumah sakit memiliki banyak peralatan bernilai tinggi dan menjadi fasilitas publik vital.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved