Antisipasi Penyebaran Hantavirus, DPRD Surabaya : Perilaku Hidup Sehat Jadi Kunci
Kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus harus menjadi kesadaran bersama.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Hantavirus perlu diwaspadai karena ditularkan tikus dan celurut, meski risiko penularan antar manusia rendah.
- Anggota DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto menekankan pentingnya pola hidup bersih, terutama bagi pelaku usaha kuliner agar makanan tidak tercemar.
- Pemprov Jatim diminta gencar sosialisasi pencegahan agar masyarakat lebih sadar menjaga kebersihan dan keamanan pangan.
SURYA.co.id, SURABAYA - Kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus harus menjadi kesadaran bersama.
Tak terkecuali, pengusaha kuliner atau makanan wajib juga memastikan kebersihan terutama agar tidak dicemari oleh tikus.
Sebab, Hantavirus diketahui merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut.
Virus tersebut tergolong penyakit zoonosis atau yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Perilaku Pola Hidup Bersih
Anggota Komisi E DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto mengungkapkan, pola perilaku bersih harus terus diterapkan di rumah tangga masing-masing.
Baca juga: Surabaya Siaga Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Positif
Pun demikian, juga harus menjadi kesadaran bersama para pelaku usaha kuliner untuk memastikan kebersihan.
"Jadi, butuh kesadaran bersama," kata Dokter Benjamin ketika dikonfirmasi SURYA.co.id di Surabaya, Kamis (14/5/2026).
Penularan Antar Manusia Rendah
Sebelumnya, Kemenkes juga menyatakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi cara paling efektif mengantisipasi ancaman hantavirus.
Meski risiko penularan antar manusia tergolong rendah, kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama.
Legislator berlatar belakang Dokter ini berharap masyarakat tidak perlu cemas berlebihan.
Namun, bukan berarti harus mengabaikan. Tetap saja, antisipasi sangat diperlukan.
Dokter Benjamin menekankan pola hidup bersih tetap menjadi kunci agar penyebaran Hantavirus tidak meluas.
Berbeda dengan Covid-19
Menurutnya, Hantavirus tidak seperti Covid-19 yang dapat menyebar secara luas melalui udara.
Namun, penyebaran Hantavirus melalui tikus sebagai perantaranya.
| Akhirnya Dirjen Bea Cukai Tanggapi Isu Terima 213.000 SGD dari Blueray, Minta Ikuti Proses Hukum |
|
|---|
| Sosok Pengamat Hukum Bivitri Susanti yang Sebut MBG Proyek Bukan Kebijakan, Imbas Dadan Cs Tersangka |
|
|---|
| Kebakaran di Selopuro Blitar Hanguskan Rumah dan Uang Tunai Rp78 Juta |
|
|---|
| Emil Dardak Tunggu Instruksi BGN Terkait Kelanjutan 402 Dapur MBG Jatim |
|
|---|
| Daftar 19 Kendaraan Silmy Karim yang Disita KPK, Ada Porsche, Harley Davidson, Vespa hingga Sepeda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Politisi-Partai-Gerindra-ini-mendorong-agar-antisipasi.jpg)