Penculikan di Surabaya
Siasat Licik Perempuan Jakarta Culik Ayah Pacar di Surabaya hingga Kuras Rp 2 M, Seolah Ikut Diculik
Terungkap siasat Lisa Andriana (31) menculik Kusnadi Chandra (80), \yang tak lain ayah pacarnya, Agus Pranoto.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Musahadah
Ringkasan Berita:
- Lisa Andriana (31) menculik Kusnadi Chandra (80), warga Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya yang tak lain ayah pacarnya, Agus Pranoto.
- Selama enam bulan menculik Kusnadi, Lisa telah membobol tabungan korban sekira Rp2 miliar.
- Selain itu, emas dan perhiasan korban seberat 1 kilogram juga diduga digondol.
- Lisa membuat skenario seolah-olah dia juga menjadi korban penculikan.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terungkap siasat Lisa Andriana (31) menculik Kusnadi Chandra (80), warga Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya yang tak lain ayah pacarnya, Agus Pranoto.
Lisa Andriana nekat menculik Kusnadi untuk untuk menguras hartanya.
Selama enam bulan menculik Kusnadi, Lisa telah membobol tabungan korban sekira Rp 2 miliar.
Selain itu, emas dan perhiasan korban seberat 1 kilogram juga diduga digondol.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan, penculikan ini erawal pada Oktober 2025 saat Lisa menelepon korban, untuk bertemu di suatu tempat.
Baca juga: Perempuan Jakarta Sekap Ayah Pacar di Surabaya, Tabungan Rp2 Miliar Dikuras
Karena sudah ada kedekatan, korban tidak menaruh rasa curiga, sehingga mengiyakan permintaan tersebut.
“Pada saat ke tempat janjian, korban dibawa ke sebuah ruangan di apartemen oleh 2 orang laki laki. Saat itu mereka berdalih salah satu anak korban punya hutang,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama ditawan ditambah lagi korban juga sudah cukup sepuh, ditempatkan di dalam satu kamar tanpa handphone.
Setiap hari korban selalu dipindahkan ke beberapa tempat, dan hanya diberi paket makanan.
Dalam perjalanannya, lanjut Kombespol Luthfie, tersangka menguras tabuangan dan membawa perhiasan korban.
“Tersangka sempat meminjam ATM termasuk juga kartu kredit dan menanyakan nomor PIN. Waktu itu katanya untuk keperluan pembayaran tagihan hutang sehingga diberikan, tetapi mungkin karena juga sudah tua jadi lupa. ATM milik korban masih dipegang oleh tersangka dan terus dikuras,” bebernya.
“Bukan hanya itu, emas-emas dan perhiasan yang kurang lebih nilainya juga dikisaran 1 kilogram, ternyata juga sudah tidak ada di kamarnya,” imbuh Kombespol Luthfie.
Lalu, bagaimana cara Lisa mengelabui pacar dan keluarganya?
Pelaku yang merupakan warga Kota Jakarta Utara dan berdomisili di sebuah apartemen di Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, memiliki banyak alasan hingga dapat meyakinkan keluarga korban.
Hal ini beralasan karena antara pelaku, korban dan keluarganya dikenal akrab dan dekat.
Lisa Andriana
perempuan sekap ayah pacar
Cewek Culik Ayah Pacar
Penculikan di Surabaya
Kapolrestabes Surabaya
Eksklusif
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
| 4 Perilaku Janggal Ashari Pengasuh Ponpes Cabul Selama Buron, Cari Motor Bodong, Matikan Lampu Rumah |
|
|---|
| Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Beri Doa Terbaik untuk Persis Solo |
|
|---|
| Tabiat Brigadir Arya Supena Polisi Tewas Ditembak Pelaku Curanmor di Lampung, Dapat Kenaikan Pangkat |
|
|---|
| Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah : Menjernihkan Perihal APBN 2026 |
|
|---|
| Sosok AKBP Andi Yudha yang Beri Bantuan Keluarga Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto, Pelaku Curhat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/perempuan-pelaku-penyekapan-ayah-pacar-di-Surabaya.jpg)