Terungkap Modus Scamming Internasional Surabaya, 2 Warga Jepang Disekap
Polrestabes Surabaya mengungkap, 2 warga Jepang korban penyekapan dijanjikan kerja di Thailand sebelum dibawa ke Surabaya.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Polrestabes Surabaya mengungkap dua warga Jepang korban penyekapan dijanjikan pekerjaan di Thailand sebelum akhirnya dibawa ke Surabaya.
- Salah satu korban sempat mengirim lokasi keberadaannya kepada sang suami sebelum handphone disita para pelaku jaringan scamming internasional.
- Kedua korban kini berada di rumah aman dan telah divalidasi oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Polrestabes Surabaya mengungkap kondisi terkini 2 warga Negara Jepang, Yuria Kikuchi dan Shikaura Midori, yang menjadi korban scamming dan penyekapan oleh jaringan internasional, Jumat (8/5/2026).
Kedua korban diketahui sempat dijanjikan pekerjaan di Thailand, sebelum akhirnya dibawa ke Indonesia dan disekap di Surabaya.
Baca juga: Markas Scamming Internasional Surabaya Dibongkar, Ada Seragam Polisi Tokyo
Dijanjikan Kerja di Thailand
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan bahwa para korban awalnya diiming-imingi bekerja sebagai pelayan dan operator di Thailand.
Namun kenyataannya, kedua korban tidak pernah diberangkatkan ke negara tujuan tersebut.
“Mereka tidak pernah ke sana. Justru kemudian mereka diberangkatkan ke Indonesia, yang kemudian dijemput oleh kendaraan menuju Surabaya,” ungkap Kombes Pol Luthfie dalam konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Jumat sore.
Menurutnya, salah satu korban mulai merasa curiga dan terancam, setelah mengetahui situasi yang dialami tidak sesuai dengan janji awal.
Korban menduga dirinya akan dijadikan bagian dari praktik scamming internasional yang dijalankan para pelaku.
“Karena nanti diarahkan jadi pelaku scamming, sehingga korban sempat mengirim lokasi keberadaan ke suaminya dan menyampaikan bahwa dalam kondisi baik, sebelum handphone miliknya disita oleh pelaku,” terangnya.
Baca juga: Polisi Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional, 44 WNA Dibekuk
Sempat Kirim Lokasi ke Suami
Pesan dan lokasi yang dikirim korban menjadi titik awal terbongkarnya kasus tersebut.
Suami korban kemudian menghubungi Konsulat Jepang di Surabaya, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk melakukan penyelidikan.
“Hingga akhirnya dilakukan pengamanan terhadap korban-korban dan penangkapan terhadap para pelakunya,” imbuh Luthfie.
Kasus ini kemudian berkembang menjadi pengungkapan jaringan scamming internasional yang melibatkan puluhan tersangka warga negara asing (WNA) dan Indonesia.
Fakta Penting Kasus Penyekapan
- Korban dijanjikan pekerjaan di Thailand
- Korban justru dibawa ke Surabaya
- Salah satu korban sempat kirim lokasi ke suami
- Handphone korban disita pelaku
- Kasus terungkap setelah Konsulat Jepang berkoordinasi dengan polisi
- Korban kini ditempatkan di rumah aman
Korban Dalam Kondisi Sehat
Kombes Pol Luthfie memastikan, kedua warga Negara Jepang tersebut kini berada dalam kondisi sehat.
Mereka juga telah ditempatkan di shelter rumah aman untuk mendapatkan perlindungan selama proses hukum berlangsung.
“Dari pemeriksaan oleh penyidik Polrestabes Surabaya, setidaknya korban yang saat ini dari Jepang, itu sudah divalidasi oleh Konsulat Jenderal Jepang,” tandasnya.
Polrestabes Surabaya masih terus mendalami jaringan scamming internasional tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
scamming internasional Surabaya
Polrestabes Surabaya
penyekapan WN Jepang
Kombes Pol Luthfie Sulistiawan
penipuan online
penggerebekan scammer
Surabaya
sindikat scam internasional
kriminal Surabaya
Berita Surabaya Terkini
Meaningful
Multiangle
| Fakta Baru Pembunuh Ibu Mertua di Mojokerto,Cemburu Hingga Masalah Ekonomi |
|
|---|
| Polisi Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional, 44 WNA Dibekuk |
|
|---|
| Hasil Practice P9 Veda Ega Pratama Kembali Lolos Q2 Moto3 di MotoGP Prancis 2026 Le Mans |
|
|---|
| Buntut Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jogja, UGM Kena Petisi Orangtua Korban |
|
|---|
| Markas Scamming Internasional Surabaya Dibongkar, Ada Seragam Polisi Tokyo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ungkap-kasus-scamming-internasional-Surabaya.jpg)