Selasa, 19 Mei 2026

KRONOLOGI Penemuan Jasad Penjual Bubur di Mojoagung Jombang

Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat yang mengenal korban sebagai sosok sederhana dan ramah.  

Tayang:
istimewa/Polsek Mojoagung
EVAKUASI - Politik saat melakukan evakuasi pada jasad penjual bubur yang meninggal di dalam rumahnya di Dusun Dukuhdimoro, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026) pagi. Korban punya riwayat penyakit kolesterol. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Dukuhdimoro Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, digemparkan penemuan jasad Anuwar (58), penjual bubur yang tinggal seorang diri, Senin (18/5/2026) pagi.
  • Tim Inafis dan medis tidak temukan tanda kekerasan, korban diperkirakan meninggal 3 hari sebelumnya.
  • Korban memiliki kolesterol dan asam urat, keluarga menerima sebagai musibah dan menolak autopsi.  

 

SURYA.co.id, JOMBANG - Warga Dusun Dukuhdimoro, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, digemparkan penemuan jasad Anuwar (58), penjual bubur yang tinggal seorang diri, Senin (18/5/2026) pagi. 

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan korban pertama kali ditemukan warga saat hendak mengantarkan sarapan sekitar pukul 07.30 WIB. 

Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat yang mengenal korban sebagai sosok sederhana dan ramah.  

"Ketika saksi tiba di rumah korban untuk mengantar nasi, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Posisi tubuh miring ke kiri menghadap tembok dan tidak mengenakan baju," ucap Kompol Yogas dalam keterangan yang diterima SURYA.co.id, Senin (18/5/2026).

Polisi Lakukan Olah TKP

Setelah menerima laporan warga, petugas piket SPKT dan Unit Reskrim Polsek Mojoagung bersama Tim Inafis Polres Jombang serta personil BPBD Jombang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah.

Baca juga: Jalan Damai Bhikkhu Asia Tiba di Jombang, Bertemu Bupati Hingga Ziarah ke Makam Gus Dur

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Mojoagung dan Tim Inafis Polres Jombang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan," kata Yogas.

Punya Riwayat Penyakit Kolesterol dan Asam Urat

Pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit kolesterol dan asam urat yang cukup parah sehingga mengalami keterbatasan dalam beraktivitas. 

Sebelum ditemukan meninggal, korban juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di wilayah Bejijong, Kecamatan Trowulan. 

Warga terakhir kali melihat korban pada Jumat (15/5/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

"Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak proses autopsi. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas Kompol Yogas. 

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved