Fraksi PKB DPRD Gresik : Kebijakan Tentang Sampah Penting untuk Selamatkan Lingkungan
raksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Gresik peringati Hari Bumi dengan diskusi publik tentang penanganan sampah dan ekologi
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
"Bahkan, mikroplastik kini ditemukan dalam darah manusia, feses, air ketuban, sperma, hingga sel telur," kata Parigi.
Pencemaran Plastik
Lebih lanjut Prigi menambahkan, masalah plastik terbesar yang ditemukan adalah PETPolyethylene Terephthalate).
Selain itu, mikroplastik dapat memengaruhi fungsi otak menjadi lebih lambat.
"Pencemaran plastik sudah masuk rantai makanan laut. Dalam sejumlah penelitian, mikroplastik ditemukan di perut hiu tutul, ikan, hingga vegetasi pesisir seperti mangrove," katanya.
Dorong Pengurangan Sampah Plastik
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, mengatakan, Pemerintah Daerah terus mendorong pengurangan sampah plastik.
Salah satunya, sebanyak 317 outlet pasar modern di Gresik tidak lagi menggunakan kantong plastik.
Sedangkan pengelolaan sampah, Pemkab Gresik juga mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di sejumlah titik agar sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya berupa residu.
Begitu juga di sejumlah Desa berhasil mengelola sampah secara mandiri, seperti Desa Randuboto, sehingga hanya residu yang dikirim ke TPA.
“Di TPA Ngipik sudah diterapkan landfill mining untuk mengurai timbunan sampah lama yang jumlahnya lebih dari satu juta ton,” kata Sri Subaidah.
Hasil Penelitian Mahasiswa
Dalam forum tersebut juga dipaparkan hasil penelitian mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan UIN Sunan Ampel Surabaya yang menemukan sejumlah biota di Pulau Bawean, Gresik, telah terpapar mikroplastik.
“Ditemukan partikel 28 jenis plastik fiber pada ikan cakalang. Bahkan pada daun mangrove kami menemukan plastik jenis fiber, fragmen, dan film,” kata salah satu mahasiswa.
Ia menjelaskan, penanganan sampah saat ini mengarah pada konsep triple planetary crisis dan ekonomi hijau, yakni pembangunan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan.
Kondisi Sungai Dipenuhi Sampah
Selain itu, sumber mikroplastik berasal dari kemasan makanan dan minuman plastik, udara, hingga paparan dari kulit.
Prigi juga menyoroti kondisi sungai yang dipenuhi sampah, terutama popok sekali pakai.
“Hanya sekitar 9 persen plastik yang berhasil didaur ulang. Sisanya mencemari lingkungan,” katanya.
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| BREAKING NEWS Kebakaran Pasar Baru Tuban, Pedagang Panik Selamatkan Barang Dagangannya |
|
|---|
| Sosok Prof Martadi yang Ungkap Modus Joki UTBK Tertangkap di Unesa, Pakai AI hingga Blangko KTP |
|
|---|
| Cuaca Surabaya Hari Ini, Kamis 23 April 2026: Berawan, Tidak Berpotensi Hujan |
|
|---|
| Senses, Tempat Kuliner Baru di Surabaya Barat yang Gabungkan Bahan Lokal dan Teknik Modern |
|
|---|
| Bacaan Sholawat Pendek Lengkap Teks Arab-Latin dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dampak-serius-terhadap-kesehatan-manusia-maupun-ekosistem.jpg)