SNBT 2026
Unesa Ungkap Modus Canggih Joki UTBK, Dari Data AI hingga Blangko KTP
Praktik perjokian dalam pelaksanaan UTBK 2026 kembali terungkap, kali ini dengan modus yang semakin canggih.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Lebih lanjut, seluruh dokumen yang digunakan telah disiapkan oleh jaringan, termasuk KTP dan ijazah atas nama peserta asli, namun dengan foto yang telah dimanipulasi.
“Yang bersangkutan datang tanpa membawa identitas apa pun. Semua sudah disiapkan, KTP, ijazah, semuanya atas nama peserta asli tetapi fotonya diganti,” ungkap Martadi.
Ia menegaskan, dokumen tersebut bukan sekadar salinan, melainkan memiliki ciri keaslian seperti stempel basah.
“Bahkan ijazahnya itu stempel basah. Setelah kami verifikasi ke sekolah, datanya benar, tetapi fotonya berbeda,” tegasnya.
Barang Bukti yang Ditemukan
Temuan lain yang menguatkan dugaan jaringan adalah barang bukti yang ditemukan di kendaraan pelaku, berupa sejumlah blangko dan bahan yang diduga digunakan untuk membuat identitas palsu.
Kasus ini kini telah dilaporkan ke aparat kepolisian dan sedang dalam proses pendalaman. Unesa saat ini baru melaporkan pelaku joki yang tertangkap, sementara pihak lain dalam jaringan masih dalam penelusuran.
“Yang kami laporkan saat ini adalah joki, karena pelanggaran terjadi di wilayah kami. Untuk pihak lain akan dikembangkan oleh kepolisian,” ujar Martadi.
Masuk Daftar Hitam
Sebagai konsekuensi, baik joki maupun peserta yang menggunakan jasa joki akan langsung digugurkan dari seleksi dan masuk dalam daftar hitam penerimaan perguruan tinggi negeri.
“Begitu ketahuan, baik joki maupun yang dijoki otomatis digugurkan dan di-blacklist,” tegasnya.
Unesa juga memperketat pengawasan selama pelaksanaan UTBK, termasuk pemeriksaan barang bawaan dan potensi penggunaan alat bantu komunikasi tersembunyi.
“Ini penting untuk menjaga integritas. Jangan sampai kecurangan seperti ini mencederai nilai kejujuran dalam pendidikan,” pungkas Martadi.
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/memanfaatkan-teknologi-hingga-pemalsuan-dokumen.jpg)