Kamis, 30 April 2026

UTBK 2026

Dugaan Joki UTBK 2026 Terungkap di Surabaya, Peserta Gunakan Identitas Berbeda

Dugaan joki UTBK 2026 di Surabaya Jawa Timur terungkap. Panitia temukan identitas peserta tidak sesuai dan ribuan data anomali.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
istimewa/tangkapan layar
JOKI UTBK - Tangkapan layar Konferensi Pers Hari Pertama Pelaksanaan UTBK 2026 di laman Youtube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Dugaan joki UTBK 2026 di Surabaya, Jawa Timur, terungkap. Panitia temukan identitas peserta tidak sesuai dan ribuan data anomali. 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan praktik joki UTBK 2026 terungkap di UPN Veteran Jawa Timur setelah ditemukan ketidaksesuaian identitas peserta.
  • Panitia pusat mencatat 2.940 data anomali peserta yang berpotensi melakukan kecurangan di berbagai lokasi.
  • Pengawasan diperketat di sejumlah kampus, termasuk Unair, Unesa, UM, dan Undip untuk mencegah pelanggaran.

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Dugaan praktik perjokian dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), mulai terungkap.

Seorang peserta ujian di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, terindikasi menggunakan identitas tidak sesuai saat mengikuti ujian sesi pertama di Gedung Research Center, Selasa (21/4/2026).

Kecurigaan bermula ketika pengawas melihat gelagat peserta yang tampak gelisah.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan ketidaksesuaian antara identitas resmi dengan orang yang mengikuti ujian.

Meski foto dalam data terlihat sama, peserta yang hadir diduga bukan pemilik identitas tersebut.

“Sementara kecurangan itu kami catat dalam berita acara dan sudah kami laporkan ke pusat. Saat ini masih kami proses secara internal,” ujar Staf Humas UPNVJT, Nizwan Amin.

Baca juga: Kasus Joki UTBK 2026 Terungkap, Unesa Temukan Manipulasi Foto Peserta

Kasus Masih Diproses, Peserta Belum Dipulangkan

Temuan tersebut, langsung dituangkan dalam berita acara kecurangan dan dilaporkan ke panitia pusat UTBK untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, peserta yang bersangkutan masih menjalani proses internal dan belum dipulangkan.

Di sisi lain, panitia pusat menemukan adanya keterkaitan data peserta tersebut dengan lokasi ujian di Universitas Airlangga (Unair).

Namun, pihak Unair memastikan bahwa peserta tersebut tidak hadir di lokasi ujian mereka.

“Fotonyа terindikasi sama dengan peserta tahun 2025, sehingga sudah kami waspadai. Namun, yang bersangkutan tidak hadir di lokasi ujian Unair,” jelas Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol Unair, Pulung Siswantara.

Surabaya Masuk Titik Rawan Kecurangan UTBK

Secara umum, pelaksanaan UTBK di Unair berlangsung lancar tanpa pelanggaran lain. Namun, kasus ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengindikasikan praktik perjokian lintas lokasi.

Dari penelusuran awal, peserta yang diamankan di UPNVJT diketahui memilih program studi kedokteran di Universitas Brawijaya dan Universitas Jember, dua prodi dengan tingkat persaingan tinggi.

Panitia pusat masih mendalami kemungkinan adanya jaringan joki yang terorganisir.

Ribuan Data Anomali Ditemukan

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok ST, MT, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan kecurangan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved