Kolaborasi PKBM dan Sekolah Jadi Solusi Ujian TKA di Surabaya
PKBM di Surabaya siasati keterbatasan fasilitas dengan kolaborasi sekolah formal untuk pelaksanaan TKA.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- PKBM di Surabaya menggelar TKA dengan menumpang fasilitas sekolah formal.
- Kolaborasi ini menjaga standar ujian tetap setara dengan pendidikan formal.
- Kebijakan fleksibel TKA mendukung peserta dari berbagai latar belakang.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Keterbatasan sarana dan prasarana di sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), disiasati melalui kolaborasi dengan sekolah formal dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Skema ini dinilai efektif untuk menjaga standar ujian, sekaligus memastikan warga belajar tetap mendapatkan akses evaluasi yang layak dan setara.
Kolaborasi Jadi Solusi Keterbatasan Fasilitas
Pelaksanaan TKA di PKBM Budi Utama Surabaya, menjadi salah satu contoh penerapan model tersebut. Ujian digelar dengan memanfaatkan fasilitas sekolah formal, serta diawasi oleh dinas pendidikan dan guru SMP.
Kepala PKBM Budi Utama, Imam Rochani, mengatakan kolaborasi ini menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan fasilitas.
“Ada tiga peserta tidak ikut karena berbagai kendala. Secara umum pelaksanaan berjalan lancar. Kami bergabung dengan sekolah dan menggunakan fasilitas yang ada, dengan pengawasan dari dinas pendidikan dan guru-guru SMP,” ujar Imam, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, dukungan sekolah formal tidak hanya membantu dari sisi fasilitas, tetapi juga menciptakan suasana ujian yang lebih tertib dan nyaman.
Persiapan Peserta Diperkuat
Sebelum ujian, pihak PKBM juga melakukan berbagai persiapan, mulai dari sosialisasi hingga pembekalan berbasis kisi-kisi soal.
Langkah ini dilakukan untuk membantu peserta memahami materi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.
“Kami bekali mereka dengan kisi-kisi soal dan pemahaman materi. Ini penting agar mereka lebih siap dan tidak minder saat ujian,” tambah Imam.
- Ujian TKA dilakukan di sekolah formal
- Diawasi dinas pendidikan dan guru SMP
- Peserta mendapat pembekalan sebelum ujian
- Suasana ujian lebih tertib dan terstandar
Kebijakan Fleksibel Dukung Warga Belajar
Pelaksanaan TKA juga didukung kebijakan yang fleksibel. Tidak semua warga belajar diwajibkan mengikuti ujian, terutama peserta usia dewasa yang tidak melanjutkan pendidikan formal.
Namun, bagi peserta usia sekolah, TKA menjadi syarat penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kami dorong mereka yang ingin melanjutkan pendidikan untuk ikut TKA, karena ini menjadi salah satu syarat dan tolok ukur kemampuan mereka,” jelas Imam.
Perkuat Peran Pendidikan Nonformal
Secara nasional, pelaksanaan TKA di pendidikan nonformal menunjukkan tren positif. Ujian berlangsung lebih tertib, terstandar, dan akuntabel.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menyebut pendekatan kolaboratif ini memberi ruang adaptasi bagi PKBM.
PKBM Surabaya
TKA
Surabaya
pendidikan nonformal
ujian PKBM
Dinas Pendidikan
sekolah formal
warga belajar
Imam Rochani
Tatang Muttaqin
Meaningful
Multiangle
| Susunan Pemain Persis vs Persebaya, Bruno Moreira Starter di Manahan |
|
|---|
| Update Dugaan Pencurian Patung Dewa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Memanas |
|
|---|
| Link Live Streaming Persis vs Persebaya Surabaya Malam Ini, Tak Disiarkan di TV, Akses di Sini! |
|
|---|
| Susunan Pemain Persis vs Persebaya Surabaya, Bajol Ijo Tanpa 2 Pilar, Ernando Ari Cadangan |
|
|---|
| Tradisi Unik Manten Tebu Tulungagung, Musim Giling PG Mojopanggung Dimulai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/fasilitas-TKA-di-Surabayajpg.jpg)