Rabu, 15 April 2026

Polisi Buru Pembacok Pria Bertato di Menganti Gresik, Teman Korban saat Dipenjara

Pria 35 tahun itu berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO) pasca tega membacok ANT.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Polsek Menganti Gresik
GRESIK BERDARAH - Korban pembacokan terbaring di RS Eka Husada, Menganti, Gresik,Jawa Timur, Rabu (8/4/2026). Polisi mengantongi identitas pelaku pembacokan, yang merupakan mantan teman korban saat dipenjara. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi telah mengantongi identitas pelaku pembacokan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026). Adalah SH (35), mantan rekan korban ANT saat dipenjara, kini berstatus DPO.
  • Motif pembacokan diduga dipicu masalah hutang piutang, setelah keduanya sempat berkomunikasi pasca bebas dari kasus narkoba.
  • Korban ANT diserang saat menerima telepon, dikejar, lalu dibacok berulang kali. Pelaku melarikan diri, polisi masih memburu.

 

SURYA.co.id, GRESIK - Aksi pembacokan yang terjadi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026), mulai menemui titik terang.

Polisi mengantongi identitas pelaku, yang merupakan mantan teman korban saat dipenjara.

Polisi tengah memburu keberadaan SH. Pria 35 tahun itu berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO) pasca tega membacok ANT.

Keduanya terlibat cekcok masalah hutang piutang.

Kenal Pelaku saat Dipenjara

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman menjelaskan pelaku merupakan rekan korban.

Mereka saling mengenal saat sama-sama berstatus sebagai narapidana.

"Mereka terlibat peredaran gelap narkoba, setelah sama-sama bebas mereka tetap berkomunikasi," jelasnya.

Baca juga: Pria Bertato Diserang dengan Senjata Tajam di Menganti Gresik, Polisi Mencari Bukti Rekaman CCTV

Tiga hari sebelum peristiwa berdarah itu, mereka berjanji untuk bertemu. Bahkan, ANT yang tubuhnya penuh tato ini sempat memberikan lokasi untuk titik temu.

"Permasalahan ekonomi hutang piutang. Masalah itu yang diduga memicu korban," beber Arif.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Menganti masih memburu keberadaan pelaku.

Pihaknya juga tengah menunggu pemulihan korban.

"Mohon waktu untuk proses penyidikan lebih lanjut," terangnya.

Kronologi Pembacokan di Desa Hulaan

Sebelumnya, warga di kawasan Desa Hulaan Kecamatan Menganti dikejutkan dengan aksi pembacokan.

Peristiwa bermula saat korban ANT sedang menerima telepon di sebuah gang tepi jalan sekitar pukul 08.30 WIB. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved