Senin, 4 Mei 2026

Perahu Tenggelam di Gresik

Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik, 1 Orang Tewas dan 2 Lainnya Masih Hilang

Pencarian terhadap dua korban hilang direncanakan dilakukan selama tujuh hari ke depan.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Polairud Polres Gresik
KORBAN PERAHU TENGGELAM - Anggota Polairud Polres Gresik membawa jenazah ABK yang tenggelam di Pelabuhan Umum Gresik, Minggu (3/5/2026). Perahu awalnya berangkat dari wilayah Pantai Lumpur, Kecamatan Gresik menuju Kamal, Pulau Madura untuk membeli besi tua. 

Ringkasan Berita:
  • Perahu pengangkut besi tua tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Sabtu (2/5/2026).
  • 1 ABK meninggal, 2 hilang, dan 2 selamat setelah perahu miring akibat gelombang kapal lain.
  • Tim SAR bersama instansi terkait lakukan pencarian intensif hingga 7 hari ke depan.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Perahu mengangkut besi tua tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Sabtu (2/5/2026).

Dalam peristiwa ini, seorang Anak Buah Kapal (ABK) meninggal dunia, 2 orang dinyatakan hilang dan 2 orang selamat. 

Kronologi Kejadian

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari wilayah Pantai Lumpur, Kecamatan Gresik menuju Kamal, Pulau Madura untuk membeli besi tua.

Baca juga: Festival Panganan Giri Biyen Dukung Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM Gresik

Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK.

Kemudian kapal kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua.

Perahu Miring Lalu Tenggelam

Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas. 

Kemudian perahu miring dan ABK panik sehingga perahu tenggelam.

"Akibat insiden tersebut, seorang ABK ditemukan meninggal dunia, 2 orang masih dalam pencarian dan 2 lainnya berhasil selamat," kata AKP Nyoman Ardita, Minggu (3/5/2026).

2 ABK Diselamatkan Kapal Melintas

Dalam penyelamatan, 2 ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya. 

Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A(60) dan H (32), keduanya warga Gresik.

“Korban meninggal dunia telah dievakuasi tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Lakukan Pencarian 7 Hari Kedepan

Lebih lanjut AKP Nyoman Ardita mengatakan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan pencarian secara maksimal. 

“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” katanya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved