ASN Palsu di Gresik
ASN Aktif dan Pecatan ASN Diduga Terlibat SK ASN Palsu di Pemkab Gresik, Begini Modusnya
Kabar tersebut tak dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil yang juga menerima informasi serupa.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
SURYA.co.id, GRESIK - Kasus penipuan SK ASN menggegerkan Kabupaten Gresik minggu ini menguak fakta baru.
Diduga ada keterlibatan orang dalam dan berbagai modus dilakukan oleh terduga pelaku.
Informasi terbaru, dalang dari pemalsuan SK ASN itu diduga ada dua orang. Mereka adalah ASN aktif dan eks ASN.
Komentar Sekda Kabupaten Gresik
Kabar tersebut tak dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil yang juga menerima informasi serupa.
Baca juga: Korban Penipuan SK ASN Palsu di Gresik Dipersilahkan Lapor Polres Gresik
"Informasinya ada satu ASN aktif yang terlibat dan juga satu eks ASN," ujar Washil kepada awak media di Sidayu Gresik, Jumat (10/4/2026).
Pernah Lakukan Hal Serupa
Pecatan ASN yang terlibat penipuan SK ASN palsu itu pernah melakukan hal serupa di beberapa tahun lalu.
"Dulu juga pernah memasukkan THL non prosedural dan terkena teguran sampai dipecat," tambahnya.
Ada Formasi PPPK yang Kosong
Untuk modus yang dilakukan, kata Washil, ada formasi PPPK yang tidak dimasuki.
Kemudian dalang penipuan itu beraksi dengan menawarkan ke korban tanpa tes dan menarik biaya.
"Info dari BKPSDM untuk nominal sekitar Rp50 juta sampai Rp75 juta," ungkapnya.
Korban Saat Ini Mencapai 14 Orang
Korban yang sebelumnya dikabarkan 9 orang, Sekda Gresik itu menyebut bahwa korban saat ini 14 orang.
"Kalau yang masuk ini 14, nggak tau nanti berkembang atau seperti apa," jelasnya.
Saat ini, kasus penipuan tersebut tengah diperiksa lebih dalam oleh Inspektorat dan juga BKPSDM. Karena juga memalsukan tanda tangan Kepala BKPSDM.
"Termasuk pelanggaran berat. Kemungkinan besar dipecat (ASN yang terlibat)," tutupnya.
Datangi Kantor Prokopim Bawa SK Palsu
Sebelumnya diberitakan SURYA.co.id, kasus ini terungkap saat seorang perempuan berinisial SE, mendatangi ruangan Prokopim Pemkab Gresik, Senin (6/4/2026).
SE menghadap ke Kepala Bagian Prokopim Setda Gresik, Imam Basuki dengan membawa sejumlah berkas dan mengenakan pakaian PNS
Berkas-berkas yang dibawa SE itu menimbulkan sejumlah pertanyaan dan kejanggalan.
Serahkan Kertas Fotokopi
Seperti SK yang disodorkan ke Imam Basuki merupakan kertas photo copy dan tertuju ke Bagian Humas Pemkab Gresik.
"Padahal di sini tidak ada bagian humas, adanya Prokopim," ujar Imbas sapaan akrab Imam Basuki, Rabu (8/4/2026).
Lebih lanjut, tanda tangan dalam SK tersebut merupakan tanda tangan yang tidak identik dengan pejabat Pemkab Gresik atau terkesan palsu.
"Dan di situ, tahunnya tahun 2024. Kalau ada pegawai baru kami pasti diberitahu BKPSDM, tapi kemarin tidak ada sama sekali," tambahnya.
SE mengaku sebelumnya bekerja di Kantor Kecamatan Menganti, Gresik.
"Lalu saya telpon Sekcam Menganti, ternyata tidak ada pegawainya atas nama tersebut. Lalu kami arahkan SE ke BKPSDM," ucapnya.
Panggil Saksi dan Korban
Tak hanya SE, setidaknya masih banyak korban yang datang ke Kantor Pemkab Gresik dengan kasus yang sama. Ada yang sempat ikut apel.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan tengah mendalami dugaan penipuan ASN tersebut.
"Saat ini masih didalami tim kami. Kami juga akan memanggil saksi dan juga korban, kemarin yang sudah datang sembilan orang," tandasnya.
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Skandal SK ASN Palsu Gresik: Pecatan Pegawai Tipu Kades dan Lurah Hingga Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Tega! Calo ASN di Gresik Peras Warga Hingga 75 Juta, Sudah Pakai Seragam, Ternyata Hanya "Prank" |
|
|---|
| Kronologi Kasus ASN Palsu di Gresik Terungkap, Korban Bertambah 14 Orang |
|
|---|
| Kasus SK ASN Palsu Gresik: Kepala BKPSDM Agung Endro Utomo Melapor ke Polisi |
|
|---|
| Gus Yani Bongkar Mafia SK ASN Palsu Gresik, Perintahkan Inspektorat Lapor ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/diduga-ada-dua-orang-Mereka-adalah-ASN-aktif-dan-eks-ASN.jpg)