Rabu, 20 Mei 2026

Damkar Surabaya Siaga 24 Jam: 4 Cara Cegah Kebakaran Saat Rumah Ditinggal Mudik

Ingin mudik tenang tanpa takut kebakaran? Damkar Surabaya beri instruksi khusus untuk rumah kosong. Simak panduan amannya!

Tayang:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Pemkot Surabaya
ANTISIPASI KEBAKARAN - Simulasi pemadaman kebakaran di Surabaya beberapa waktu lalu. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Jawa Timur, memastikan layanan kedaruratan tetap siaga selama libur Lebaran 2026. 
Ringkasan Berita:
  • DPKP Surabaya pastikan layanan kedaruratan 112 tetap aktif 24 jam selama libur Lebaran 2026.
  • Warga diimbau mencabut seluruh perangkat listrik dan melepas regulator gas sebelum meninggalkan rumah.
  • Bahaya gangguan hewan seperti tikus dan penggunaan petasan menjadi sorotan utama untuk mencegah kebakaran.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya di Jawa Timur (Jatim), memastikan layanan kedaruratan tetap siaga penuh selama libur Lebaran 2026 untuk menjamin keamanan warga Kota Pahlawan.

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menegaskan bahwa personel Damkar tidak akan mengendurkan pengawasan. Pelayanan tetap berjalan normal seperti hari biasa, demi menjaga respons waktu penanganan (response time).

"Petugas tetap bertugas seperti biasa. Jika terjadi kondisi kedaruratan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112, dan petugas Damkar akan langsung meluncur ke lokasi," ujar Laksita Rini di Surabaya, Selasa (17/3/2026).

Panduan Keamanan Rumah Kosong Saat Mudik

Selain kesiapsiagaan personel, DPKP Surabaya memberikan panduan ketat bagi warga yang hendak pulang kampung. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kebakaran akibat kelalaian teknis di rumah yang ditinggalkan.

Berikut adalah langkah pencegahan kebakaran yang wajib dilakukan sebelum mudik:

  • Cabut Perangkat Listrik: Pastikan stopkontak atau steker yang tidak digunakan sudah dilepas untuk menghindari korsleting atau arus pendek.
  • Gunakan Lampu Otomatis: Hindari menyalakan seluruh lampu. Cukup nyalakan lampu teras atau gunakan sensor otomatis agar rumah tidak terlihat gelap saat malam hari.
  • Lepas Regulator Gas: Pastikan tabung LPG dilepas dan jaringan gas rumah tangga (PGN) dimatikan sementara.
  • Waspada Gangguan Hewan: Rumah kosong rentan terhadap gangguan tikus yang dapat merusak kabel listrik dan memicu percikan api.

Laksita Rini menyebutkan, evaluasi tahun-tahun sebelumnya menunjukkan, bahwa mayoritas kebakaran saat musim mudik dipicu oleh hubungan pendek arus listrik dan kebocoran gas di rumah kosong.

Larangan Petasan dan Kembang Api

Pihak DPKP Surabaya juga memberikan peringatan keras terkait penggunaan petasan selama malam takbiran dan hari raya Lebaran. Petasan dinilai memiliki risiko tinggi karena arah jatuhnya yang tidak bisa diprediksi.

"Petasan yang dilempar sembarangan sangat berbahaya. Hal yang sama berlaku untuk kembang api, harus digunakan dengan pengawasan ketat, agar tidak memicu kebakaran di pemukiman padat," tambah Laksita Rini.

Dengan persiapan matang ini, diharapkan masyarakat Surabaya dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa dihantui rasa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

Keunggulan Command Center 112 Surabaya

Layanan Command Center 112 Surabaya merupakan salah satu sistem tanggap darurat terbaik di Indonesia. Sistem ini mengintegrasikan Damkar, ambulans Satpol PP hingga kepolisian dalam satu pintu.

Pada periode Lebaran tahun-tahun sebelumnya, rata-rata response time petugas Damkar Surabaya mencapai di bawah 7 menit sejak laporan diterima, menjadikannya standar emas pelayanan publik di Jawa Timur.

Imbauan & Tips untuk Pembaca

Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan mudik, disarankan untuk menitipkan kunci rumah kepada tetangga yang tidak mudik, atau melapor kepada pengurus RT/RW setempat.

Pastikan nomor darurat 112 sudah tersimpan di ponsel Anda, agar komunikasi bisa dilakukan dengan cepat saat melihat potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved