Kamis, 14 Mei 2026

Rumah di Gresik Dibobol Saat Tarawih, Perhiasan dan Uang Puluhan Juta Amblas

Ditinggal salat Tarawih, rumah warga di Gresik Jawa Timur dibobol maling. Perhiasan emas dan uang tunai senilai Rp 45,8 juta raib.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa/tangkapan layar
PENCURIAN - Korban menunjukkan lemari rumahnya diobrak abrik maling di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat (20/2/2026) malam. Di wilayah Gresik dan sekitarnya, pola kejahatan ini berulang setiap tahun. Para pelaku biasanya mengincar rumah yang terlihat gelap atau sepi pada jam-jam ibadah 
Ringkasan Berita:
  • Rumah warga di Kedamean, Gresik, Jawa Timur, dibobol maling saat ditinggal salat Tarawih pada Jumat (20/2/2026).
  • Korban mengalami kerugian total Rp 45,8 juta yang terdiri dari perhiasan emas dan uang tunai.
  • Polisi mengimbau warga waspada kejahatan spesialis rumah kosong (Rumsong) selama Ramadan.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Aksi pencurian rumah kembali terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), saat penghuni sedang khusyuk menjalankan ibadah salat Tarawih. Sebuah rumah di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, dibobol maling pada Jumat (20/2/2026) malam.

Peristiwa nahas ini menimpa Suriono (46) dan istrinya, Nuriati, warga Dusun Balekambang, RT 07/RW 03, Desa Ngepung

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan harta benda berupa perhiasan emas dan uang tunai dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

"Benar, saat ini masih dalam penyelidikan," tegas Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, saat dikonfirmasi SURYA.co.id pada Sabtu (21/2/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun SURYA.co.id, pencurian baru diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban baru saja pulang dari Masjid Balekambang yang lokasinya tak jauh dari rumah.

Suriono dikejutkan dengan kondisi pagar rumah yang sudah terbuka. Perasaan curiga membuatnya bergegas masuk. 

Benar saja, pintu kamar tengah ditemukan dalam keadaan terbuka dan kondisi di dalamnya sudah acak-acakan.

Setelah diperiksa, pelaku berhasil menggasak sejumlah barang berharga dari dalam lemari. Berikut rincian barang yang hilang:

  • Perhiasan emas (kalung, cincin, gelang, anting) senilai Rp 25 juta.
  • Uang tunai sebesar Rp 20.800.000.
  • Dokumen penting: ATM, Buku Nikah dan Kartu BPJS.

"Total kerugian mencapai Rp 45,8 juta. Saat ini kami dalam penyelidikan," tambah Iptu Ekwan. 

Petugas Polsek Kedamean telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi.

Tren Kejahatan di Bulan Ramadan

Kasus pembobolan rumah saat ditinggal ibadah di bulan Ramadan bukan kali ini saja terjadi. Fenomena "Spesialis Rumsong" (Rumah Kosong) kerap meningkat intensitasnya saat penghuni rumah beraktivitas di masjid untuk berbuka puasa atau salat Tarawih.

Di wilayah Gresik dan sekitarnya, pola kejahatan ini berulang setiap tahun. Para pelaku biasanya mengincar rumah yang terlihat gelap atau sepi pada jam-jam ibadah (pukul 19.00 - 21.00 WIB). 

Kasus serupa juga pernah terjadi di wilayah Bungah dan Jombang pada periode yang sama, di mana pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik rumah yang fokus beribadah.

Imbauan untuk Warga

Merespons kejadian ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada. Berikut beberapa tips aman meninggalkan rumah saat Tarawih:

  • Kunci Ganda: Pastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat, gunakan kunci ganda jika perlu.
  • Nyalakan Lampu: Biarkan sebagian lampu menyala atau biarkan TV/Radio hidup untuk memberi kesan ada orang di dalam rumah.
  • Titip Tetangga: Beritahu tetangga yang tidak pergi ke masjid atau petugas keamanan setempat (Satpam) jika rumah ditinggal kosong.
  • Simpan Barang Berharga: Jangan letakkan perhiasan atau uang tunai dalam jumlah besar di lemari yang mudah dijangkau. Gunakan brankas atau tempat penyimpanan rahasia.
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved