Bupati Gus Yani Pulangkan Anak PMI Asal Gresik dari Malaysia, Selamatkan Masa Depan Anak
Bupati Gresik Gus Yani mengambil langkah terobosan demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) ambil langkah demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia. Mereka dibawa pulang kembali ke tanah air
- Selama di Malaysia, mereka tak memiliki identitas dan hanya bisa belajar non formal. Akses pendidikan terhambat karena tidak memiliki dokumen resmi
- Pemkab Gresik pun menyelamatkan generasi muda Gresik yang tinggal sementara ikut orang tua bekerja di Malaysia. Tujuannya, agar para anak PMI bisa sekolah, bisa mendapatkan hak yang layak
SURYA.co.id, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kepedulian dengan membawa pulang anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gresik di Malaysia ke tanah air.
Nasib anak PMI di negeri tetangga, tanpa memiliki identitas. Mereka belajar non formal, tanpa pendidikan yang layak seperti di Indonesia karena tidak memiliki dokumen.
Sementara orang tua mereka bekerja demi memenuhi kebutuhan di kampung halaman.
Langkah Terobosan Selamatkan Anak-anak PMI
Bupati Gresik Gus Yani mengambil langkah terobosan demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia dengan membawa pulang ke Gresik.
Baca juga: Forkopimda Gresik Ikut Tasyakuran Hari Pers Nasional 2026 Bersama KWG
Langkah kemanusiaan disambut baik oleh para pahlawan devisa di sana.
Meskipun Gresik bukan kantong PMI di Indonesia, namun banyak warga Gresik yang bekerja di sana.
Warga Tujuh Kecamatan Gresik Bekerja Sebagai PMI
Pria yang akrab disapa Gus Yani mencatat ada tujuh kecamatan yang warganya bekerja sebagai PMI.
- Kecamatan Panceng
- Kecamatan Dukun
- Kecamatan Ujungpangkah
- Kecamatan Sidayu
- Kecamatan Bungah
- Wilayah Pulau Bawean terdiri dari Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak.
Komunikasi Intensif dengan KBRI Malaysia
Komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pun terus dilakukan intensif, anak-anak PMI di Malaysia didata agar bisa pulang ke Indonesia.
Baca juga: Balap Liar di Perbatasan Lamongan–Gresik Dibubarkan Polisi, 12 Motor dan Joki Diamankan
"Kami melihat masyarakat kami bekerja sebagai PMI, kami hadir melakukan pelayanan publik, memberikan perlindungan anak PMI. Ada 3 anak kita ajak, pertama, MI dan SY kakak beradik asal Sidayu. HA asal Panceng, ibunya di Gresik, bapaknya masih kerja di Malaysia," kata Gus Yani saat ditemui SURYA.co.id, di bandara Juanda Terminal 2, Senin (9/2/2026) malam.
Pulang ke Gresik Dijemput Keluarga
Adalah MI (11) dan SY (8), yang bapak ibunya masih bekerja di Malaysia.
Keluarga dari Sidayu turut menjemput mereka di Bandara Juanda, Terminal 2, Sidoarjo.
Sementara HA yang sudah berusia 12 tahun, sudah ditunggu ibunya, yang berangkat dari Panceng ke Sidoarjo.
Mereka bertiga terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia bersama Gus Yani ke Indonesia.
Tujuannya, agar para anak PMI bisa sekolah, bisa mendapatkan hak yang layak. Pada saat dewasa nanti sudah memiliki bekal pendidikan yang layak.
Multiangle
Meaningful
Kabupaten Gresik
Fandi Akhmad Yani
Bupati Gresik
pekerja migran Indonesia
PMI
Pulau Bawean
Malaysia
| Makna Lirik Tombo Ati Versi Sholawat: Teks Jawa, Artinya, dan Amalan Penyejuk Hati |
|
|---|
| Makna Sholawat Khoirul Bariyyah, Lirik Arab Latin dan Terjemahan Indonesia |
|
|---|
| Satlantas Polres Ponorogo Kacamata Canggih untuk Tindak Pelanggar Lalu Lintas |
|
|---|
| Parlemen Iran Bahas Rencana Sayembara Rp1 Triliun untuk Trump dan Netanyahu |
|
|---|
| Polisi Surabaya Tangkap Maling Kabel Telekomunikasi di Wiyung, Beraksi Dua Malam Berturut-Turut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/anak-PMI-tiba-di-Bandara-Juanda-Senin-922026-malam.jpg)