Rabu, 20 Mei 2026

Bupati Gus Yani Pulangkan Anak PMI Asal Gresik dari Malaysia, Selamatkan Masa Depan Anak

Bupati Gresik Gus Yani mengambil langkah terobosan demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Willy Abraham
PEMULANGAN ANAK PMI - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama anak PMI tiba di Bandara Juanda Surabaya, Senin (9/2/2026) malam. Gus Yani mengambil langkah terobosan demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia dengan membawa pulang ke Gresik. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) ambil langkah demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia. Mereka dibawa pulang kembali ke tanah air
  • Selama di Malaysia, mereka tak memiliki identitas dan hanya bisa belajar non formal. Akses pendidikan terhambat karena tidak memiliki dokumen resmi
  • Pemkab Gresik pun menyelamatkan generasi muda Gresik yang tinggal sementara ikut orang tua bekerja di Malaysia. Tujuannya, agar para anak PMI bisa sekolah, bisa mendapatkan hak yang layak

 

SURYA.co.id, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kepedulian dengan membawa pulang anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gresik di Malaysia ke tanah air.

Nasib anak PMI di negeri tetangga, tanpa memiliki identitas. Mereka belajar non formal, tanpa pendidikan yang layak seperti di Indonesia karena tidak memiliki dokumen.

Sementara orang tua mereka bekerja demi memenuhi kebutuhan di kampung halaman.

Langkah Terobosan Selamatkan Anak-anak PMI

Bupati Gresik Gus Yani mengambil langkah terobosan demi menyelamatkan anak-anak PMI asal Gresik di Malaysia dengan membawa pulang ke Gresik.

Baca juga: Forkopimda Gresik Ikut Tasyakuran Hari Pers Nasional 2026 Bersama KWG 

Langkah kemanusiaan disambut baik oleh para pahlawan devisa di sana.

Meskipun Gresik bukan kantong PMI di Indonesia, namun banyak warga Gresik yang bekerja di sana.

Warga Tujuh Kecamatan Gresik Bekerja Sebagai PMI

Pria yang akrab disapa Gus Yani mencatat ada tujuh kecamatan yang warganya bekerja sebagai PMI.

  • Kecamatan Panceng
  • Kecamatan Dukun
  • Kecamatan Ujungpangkah
  • Kecamatan Sidayu
  • Kecamatan Bungah
  • Wilayah Pulau Bawean terdiri dari Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak.

Komunikasi Intensif dengan KBRI Malaysia

Komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pun terus dilakukan intensif, anak-anak PMI di Malaysia didata agar bisa pulang ke Indonesia.

Baca juga: Balap Liar di Perbatasan Lamongan–Gresik Dibubarkan Polisi, 12 Motor dan Joki Diamankan

"Kami melihat masyarakat kami bekerja sebagai PMI, kami hadir melakukan pelayanan publik, memberikan perlindungan anak PMI. Ada 3 anak kita ajak, pertama, MI dan SY kakak beradik asal Sidayu. HA asal Panceng, ibunya di Gresik, bapaknya masih kerja di Malaysia," kata Gus Yani saat ditemui SURYA.co.id, di bandara Juanda Terminal 2, Senin (9/2/2026) malam.

Pulang ke Gresik Dijemput Keluarga

Adalah MI (11) dan SY (8), yang bapak ibunya masih bekerja di Malaysia

Keluarga dari Sidayu turut menjemput mereka di Bandara Juanda, Terminal 2, Sidoarjo.

Sementara HA yang sudah berusia 12 tahun, sudah ditunggu ibunya, yang berangkat dari Panceng ke Sidoarjo.

Mereka bertiga terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia bersama Gus Yani ke Indonesia.

Tujuannya, agar para anak PMI bisa sekolah, bisa mendapatkan hak yang layak. Pada saat dewasa nanti sudah memiliki bekal pendidikan yang layak.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved